Labfor Periksa Jendela Pecah di Rumdis Wabup Deliserdang
Deliserdang, 17 Juni — Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara bersama Satreskrim Polresta Deliserdang menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di rumah dinas Wakil Bupati Deliserdang pada Rabu (17/6). Jendela kamar yang pecah diamankan sebagai barang bukti dan dibawa ke Labfor untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah dugaan penembakan pada Minggu (14/6).
Pengamanan barang bukti dan proses olah TKP
Polisi mengevakuasi kaca jendela yang pecah dari kamar pribadi rumah dinas. Barang bukti itu dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Sumut untuk dianalisis lebih detail. Proses olah TKP dilakukan untuk memastikan penyebab kerusakan dan jalur masuk benda yang diduga menembus kaca.
"Yang di bawah itu jendela kacahnya. Dibawah ke Labfor Polda,"kata Iptu Binnes Saragih, Kanit Pidum Satreskrim Polresta Deliserdang, usai olah TKP.
Pemeriksaan saksi
Satreskrim Polresta Deliserdang telah memeriksa sejumlah saksi. Polisi menyampaikan total 10 orang dimintai keterangan, termasuk Wakil Bupati yang bersangkutan.
"Saksi 9 orang termasuk 10 sama (Wabup),"ujar Iptu Binnes Saragih tentang jumlah saksi yang diperiksa. Ia juga menegaskan bahwa penyelidikan masih berlanjut.
Reaksi Wabup dan dugaan motif
Wakil Bupati Lom Lom Suwondo menyatakan dugaan awal adalah penembakan dari luar. Ia menduga peristiwa tersebut mengandung unsur intimidasi terhadap pejabat publik karena posisi rumah dinas dikelilingi tembok tinggi.
"Praduga adalah ditembak dari luar,"kata Wabup Lom Lom saat mendampingi tim olah TKP.
Wabup juga menilai kemungkinan peluru nyasar kecil karena dikelilingi tembok setinggi sekitar 2,5 meter. Ia menyebutkan motif intimidasi sebagai peluang yang perlu didalami.
"Kalau menurut saya kalau ini adalah peluru nyasar tidak mungkin karena, tembok melingkari rumah dinas cukup tinggi kurang lebih dua meter setengah. Kemungkinan besar ada motifnya intimidasi, mengganggu pejabat negara,"ujar Lom Lom.
"Harapannya saya ini perlu kita dalami dan kita cari agar perlakuan intimidasi ini jangan berlarut-larut,"tambahnya.
Langkah penyelidikan selanjutnya
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik terhadap kaca yang diamankan untuk menentukan jenis proyektil atau benda penyebab pecahnya jendela. Temuan itu akan menjadi dasar apakah perkara akan ditingkatkan ke tahap penyidikan lebih lanjut dan apakah ada tersangka terkait peristiwa ini.
Penyelidikan dilanjutkan oleh Satreskrim Polresta Deliserdang dengan dukungan Labfor Polda Sumut untuk mengungkap motif dan pelaku.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
32 WNI Bermasalah Asal Sumut Dideportasi dari Malaysia
Sebanyak 32 WNI-B asal Sumut dideportasi dari Penang dan tiba di KNIA 20 Agustus; BP3MI Sumut memfasilitasi...
Lomba Pedagang Pasar Induk Lambaro Meriahkan HUT ke-81 RI
Diskopukmdag Aceh Besar menggelar lomba bagi pedagang Pasar Induk Lambaro pada 19 Agustus untuk memeriahkan...
Staf Ahli Wali Kota Binjai Tinjau Penumpukan Sampah di Berngam
Staf Ahli Wali Kota Binjai meninjau penumpukan sampah di Kelurahan Berngam dan minta warga tidak membuang sa...
Sumabee Honey Diluncurkan, 195 Warga Jantho Terlibat Budidaya Madu
Sumabee Honey diluncurkan; 195 warga dari delapan gampong Kota Jantho terlibat dalam budidaya lebah yang men...
BI Luncurkan KKI dan Perluas MDR QRIS 0 Persen untuk Perkuat Ekonomi Digital
BI meluncurkan KKI dan perluas MDR QRIS 0% untuk mendukung UMKM serta akselerasi digitalisasi sistem pembaya...
Wagub Aceh dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Status Lahan
Wagub Aceh dan Wamendagri meninjau Lapangan Blang Padang (8,9 ha) untuk membahas status lahan, wakaf histori...