Sergai Siapkan Pasar Hewan Terintegrasi di Sei Rampah, Target 2026
Sei Rampah — Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menargetkan pembangunan Pasar Hewan terintegrasi di Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, dengan rencana realisasi pada 2026. Lokasi berada di kawasan Saujana Rasa dan diharapkan menjadi sentra perdagangan hewan yang mendukung peternak lokal serta menggairahkan perekonomian masyarakat.
Peninjauan lokasi
Rencana pasar hewan ditandai dengan peninjauan lokasi pada Rabu (17/6). Bupati Sergai H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan hadir dalam kunjungan bersama sejumlah kepala OPD terkait, antara lain Kepala Dinas Pertanian, Perkim dan LH, Nakerkop, serta Kominfo.
Tujuan pembangunan
Lokasi di kawasan Saujana Rasa diproyeksikan menjadi pusat jual beli hewan yang representatif dan terintegrasi. Pemerintah daerah menilai fasilitas ini penting karena sektor peternakan masih menjadi penopang ekonomi di beberapa wilayah Kabupaten Sergai.
Manfaat ekonomi dan tata niaga
Bupati menyatakan pasar hewan akan menyediakan sarana perdagangan yang lebih layak bagi peternak dan pelaku usaha ternak. Fasilitas ini dimaksudkan untuk menciptakan sistem transaksi yang tertata, nyaman, dan memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Potensi peternakan di Sergai cukup besar. Pemerintah berupaya menghadirkan fasilitas yang mendukung aktivitas peternak, sehingga transaksi jual beli hewan berlangsung lebih tertata dan memberikan manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat.
Posisi strategis dan perencanaan
Wakil Bupati Adlin Tambunan menilai lokasi yang dipilih strategis karena dukungan akses dan potensi pengembangan sebagai pusat perdagangan hewan. Saat ini, Pemkab masih mematangkan tahapan perencanaan agar pembangunan berjalan sesuai target.
Jika seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai jadwal, pembangunan pasar hewan ini diharapkan mulai direalisasikan pada tahun 2026 sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Implikasi ke depan
Pembangunan pasar hewan di Sei Rampah diharapkan memperkuat rantai usaha peternakan dan membuka ruang bagi aktivitas ekonomi baru di wilayah setempat. Realisasi proyek akan bergantung pada kelengkapan perencanaan dan kesiapan anggaran serta infrastruktur pendukung.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Asahan Siapkan Parlinsos Digital 2026 untuk Akurasi Bansos
Pemkab Asahan menggelar rakor persiapan Parlinsos Digital 2026 untuk menyatukan data dan memastikan penyalur...
BRT Mebidang Diresmikan, Lintasan Khusus di Lapangan Belum Rampung
Gubernur Sumut meresmikan BRT Mebidang 19 Agustus, namun lintasan khusus di lapangan masih berupa pembongkar...
Polda Sumut Ungkap 6.369 Kasus Kejahatan Jalanan Jan–Jul 2026
Polda Sumut ungkap 6.369 kasus kejahatan jalanan Jan–Jul 2026 dan amankan 2.400 pelaku; termasuk pengungkapa...
FKPPI Sumut Nyatakan Dukung Program Pangdam I/BB
FKPPI Sumut menyatakan dukungan kepada program Pangdam I/BB, termasuk pembangunan jembatan perintis dan prog...
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan dengan Samurai di Aek Kanopan
Polisi menangkap SM (35) terkait dugaan penganiayaan di Aek Kanopan; pedang samurai disita sebagai barang bu...
Tersangka Ledakan Grand Polonia Ditetapkan, Identitas Dirahasiakan
Polrestabes Medan menetapkan tersangka ledakan Grand Polonia; identitas dirahasiakan. Ledakan akibat kebocor...