Pedagang Tolak Pengosongan Ruko Delimas, Ancam Kerahkan 1.000 Orang
Deliserdang — Pemerintah Kabupaten Deliserdang melalui Satpol-PP kembali mengirim surat pemberitahuan penyegelan dan pengosongan barang di ruko sekitar Delimas Plaza Lubuk Pakam. Surat pemberitahuan tahap kelima itu diterima pedagang pada Senin, 20 Juli 2026, dan menyebut rencana pengosongan pada Rabu, 22 Juli 2026. Para pedagang menolak rencana itu dan mengancam akan mengerahkan sekitar 1.000 orang jika terjadi pengosongan paksa.
Surat pemberitahuan dan penolakan pedagang
Kuasa Hukum Paguyuban Pedagang Ruko Delimas, Mardi Sijabat SH, menyatakan surat pemberitahuan tersebut ditolak. Menurutnya, Pemkab tidak berwenang melakukan penyegelan atau mengosongkan barang milik pedagang yang mengaku pemegang atau bekas pemegang Hak Guna Bangunan (HGB).
Surat pemberitahuan pengosongan tahap ke-lima itu diterima para pedagang pada, Senin 20 Juli 2026. Dalam surat tersebut Pemkab Deliserdang menyebut akan melaksanakan pengosongan bangunan pada hari Rabu 22 Juli 2026.
Kami tegaskan kembali, pedagang Ruko di sekitaran Delimas Plaza Lubuk Pakam ini adalah para pemegang atau bekas pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) yang memperoleh ruko melalui hubungan hukum resmi antara Pemkab Deliserdang dan PT Delimas Suryakannaka.
Ancaman aksi massa dan upaya hukum
Mardi menegaskan jika Pemkab tetap memaksa penyegelan dan pengosongan, para pedagang siap mengerahkan massa. Ia menegaskan aksi itu bukan untuk membuat kerusuhan, melainkan untuk mempertahankan hak mencari nafkah.
Kalau Pemkab Deliserdang tetap memaksa penyegelan dan pengosongan, kami siap kerahkan 1.000 orang. Ini bukan untuk rusuh, tapi untuk mempertahankan hak kami mencari nafkah.
Selain pernyataan publik, paguyuban juga telah mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dengan Nomor Perkara 208/Pdt.G/2026/PN Lbp. Gugatan menuntut Pemkab memberikan rekomendasi dan perpanjangan sertifikat HGB untuk 45 ruko sesuai ketentuan PP Nomor 18 Tahun 2021.
Respons Pemkab Deliserdang
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Deliserdang, Hesron Girsang, mengakui ruko tersebut adalah milik Pemkab. Ia menyebut Pemkab sudah melakukan upaya persuasif agar pedagang mau membayar sewa, dan menyatakan sebagian pedagang kooperatif telah membayar.
Seluruh upaya persuasif sudah kita lakukan, gak mau juga orang itu yang 33 (pedagang), yang lain kooperatif dan sudah melakukan pembayaran.
Hesron menegaskan Pemkab memperbolehkan dua sistem, yakni sewa maupun perpanjangan HGB sesuai ketentuan berlaku, dan menyebut pihak perbankan dapat melanjutkan pengurusan HGB.
Boleh (perpanjang HGB) sesuai ketentuan berlaku. Bank Mestika itu lanjut urus HGB itu. Yang gak boleh menguasai barang milik daerah dengan melanggar aturan tidak mengikuti kewajiban. Sampai besok pagi kita terbuka (komunikasi).
Catatan dan prospek
Konflik ini mengemuka pada tataran administratif dan hukum: upaya pengosongan oleh Pemkab versus klaim hak HGB oleh pedagang dan gugatan di pengadilan. Perkembangan selanjutnya tergantung pada keputusan pengadilan serta sikap Pemkab dalam melanjutkan atau menunda tindakan penyegelan. Jika tidak ada titik temu, potensi aksi massa dan eskalasi ketegangan tetap terbuka.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Kritik Camat-Lurah Absen di Sosper Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen kecewa Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel absen saat Sosper (...
Polres Sibolga Catat 502 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Toba 2026
Polres Sibolga menertibkan 502 pelanggar dalam Operasi Patuh Toba 2026, dengan 500 teguran dan dua tilang ma...
Warga Tolak Penggabungan SD Negeri 101832 di Pancurbatu
Komite dan orang tua SDN 101832 Pancurbatu menolak penggabungan ke SDN 106820; minta keputusan Dinas Pendidi...
Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Tegal Sari III: Drainase & Keamanan
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong dan Sapa Warga di Tegal Sari III untuk menindaklanjuti kelu...
RSUP H. Adam Malik Rayakan HKN ke-62: Indonesia Bergerak
RSUP H. Adam Malik menggelar rangkaian HKN ke-62 sepanjang November 2026, termasuk program Indonesia Bergera...
Medan Perkuat Edukasi dan Deteksi Dini Kanker Payudara
Ketua TP PKK Medan dukung integrasi edukasi dan deteksi dini kanker payudara melalui Posyandu dan kolaborasi...