SiLPA Deliserdang 2025 Capai Rp787 Miliar, Pendapatan Terealisasi 99,8%
Deliserdang, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Kabupaten Deliserdang Tahun Anggaran 2025 tercatat tinggi, mencapai Rp787.959.819.463,20 atau sekitar Rp787 miliar. Data itu disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Deliserdang, Senin (20/7), sebagai bagian dari penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025.
Inti laporan dan pihak penyampai
Penjelasan Ranperda disampaikan oleh Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo S.S, pada sidang yang dipimpin wakil ketua DPRD. Ranperda ini menjadi bentuk pertanggungjawaban Pemkab atas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat selama 2025.
Rincian pendapatan daerah
Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp4.833.365.736.551,45, atau 99,80% dari target Rp4.842.829.886.434. Rinciannya meliputi:
- Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp1.426.414.592.445 (89,16% dari target Rp1.599.788.162.625).
- Pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan daerah lain: Rp3.402.782.860.599 (105,06% dari target Rp3.239.041.723.809).
- Pendapatan daerah lain-lain yang sah: Rp4.168.870.000 (104,22% dari target yang tercantum).
Komposisi belanja daerah
Belanja daerah terealisasi sebesar Rp4.263.539.613.738,60 dari anggaran yang ditetapkan Rp5.048.003.000.000. Komposisinya:
- Belanja operasional: Rp2.919.040.368.698,24
- Belanja modal: Rp753.608.964.203,45
- Belanja tidak terduga: Rp2.762.843.202
- Belanja transfer: Rp588.127.437.635
Penyebab SiLPA dan pembiayaan
Pemkab mencatat sebagian besar SiLPA berasal dari program yang tidak terserap maksimal, antara lain tambahan penghasilan guru, Dana BOS, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), serta alokasi yang sudah ditentukan seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana BLUD untuk RSUD dan puskesmas.
Di sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan terealisasi 100% sesuai target Rp223.173.696.650 yang bersumber dari SiLPA TA 2024. Pengeluaran pembiayaan ditargetkan Rp18 miliar, namun terealisasi Rp5 miliar (27,78%) yang digunakan sebagai penyertaan modal kepada BUMD Deliserdang.
Pesan pemerintah dan penghargaan
Wabup Lom Lom menekankan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Ia meminta kerja sama semua pemangku kepentingan agar program pembangunan dapat terlaksana efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Prestasi tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang melalui sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD.”
Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sumatera Utara untuk kedelapan kalinya, sebuah pencapaian yang diharapkan dipertahankan ke depan.
Dengan realisasi pendapatan dan belanja serta tingkat SiLPA yang tinggi, fokus selanjutnya adalah memperbaiki penyerapan anggaran pada pos-pos strategis agar manfaat anggaran lebih optimal bagi layanan publik dan pembangunan daerah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ledakan di Grand Polonia Medan: Satu Tewas, Pencarian Korban Berlanjut
Ledakan di Kompleks Grand Polonia, Medan, akibat kebocoran pipa gas; satu tewas dan pencarian korban masih b...
Raja Bius Matiti Bantah Tudingan Kekerasan dalam Sengketa Tanah
Raja Bius Matiti bantah tuduhan kekerasan dalam sengketa lahan Desa Matiti; polisi tetapkan tiga tersangka d...
Polres Aceh Singkil Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
Polres Aceh Singkil menggelar nobar final Piala Dunia 2026 (Spanyol vs Argentina) pada 20 Juli 2026 untuk me...
Polres Humbahas Amankan 7 Motor Berknalpot Brong di Doloksanggul
Polsek Doloksanggul dan Satlantas Humbahas mengamankan tujuh motor berknalpot brong saat patroli antisipasi...
Ledakan di Medan: Satu Jenazah Dievakuasi, Pipa Gas Diduga Bocor
Satu jenazah dievakuasi setelah ledakan di Kompleks Grand Polonia, Medan; polisi menyebut dugaan kebocoran p...
Ledakan di Kompleks Grand Polonia Medan Diduga Kebocoran Gas Tanam
Ledakan di Kompleks Grand Polonia Medan, Senin petang, diduga akibat kebocoran pipa gas tanam; enam orang te...