Olahraga

Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Kepala AC Milan

Bagikan:
Ruben Amorim ketika diperkenalkan sebagai pelatih baru AC Milan di stadion San Siro

Ruben Amorim resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala AC Milan pada Selasa, 16 Juni 2026, menggantikan Massimiliano Allegri yang dipecat pada akhir musim 2025-2026. Penunjukan ini dilakukan untuk mengembalikan performa tim yang menurun dan menerapkan filosofi menyerang Amorim selama dua tahun kontrak yang akan disepakati.

Penunjukan dan kontrak

Klub mengumumkan keputusan itu setelah menilai kebutuhan perubahan strategi. Amorim, yang terakhir menangani klub Liga Inggris, dinilai memiliki gaya permainan tekanan tinggi dan transisi cepat yang cocok dengan visi manajemen.

"Saya sangat memahami betapa berartinya klub ini dengan sejarah, prestise, dan basis penggemar yang luar biasa,”

Amorim menyatakan antusiasme menerima tantangan memimpin salah satu klub elite Italia itu.

Profil dan rekam jejak

Pelatih 41 tahun ini sempat mengalami masa sulit selama 14 bulan bersama klub Liga Inggris sebelum meninggalkan kursi kepelatihan. Namun, kariernya sebelumnya menunjukkan prestasi kuat bersama Sporting CP.

  • Memperkenalkan klub awal: Casa Pia dan Braga (memulai karier manajerial sejak 2018)
  • Sukses besar di Sporting CP: juara Primeira Liga musim 2020-2021 dan 2023-2024
  • Pindah ke klub Liga Inggris sebelum kembali ke Italia sebagai pelatih Milan

Tantangan di San Siro

Milan menutup musim 2025-2026 di posisi kelima klasemen dan gagal lolos ke Liga Champions. Dalam empat laga penutup, tim hanya meraih satu kemenangan, memicu kritik keras dari suporter di San Siro.

Tugas pertama Amorim adalah memulihkan struktur tim dan membangun kembali kepercayaan pemain. Manajemen berharap gaya permainan yang lebih agresif dapat menggantikan pendekatan hati-hati pada era Allegri.

Konsekuensi kompetisi dan jendela transfer

Dengan tiket Liga Champions yang luput, Milan harus kembali bermain di Liga Europa untuk musim mendatang. Kegagalan ke kasta tertinggi Eropa ini berpotensi mempersempit peluang klub di pasar transfer, karena daya tarik bagi pemain top cenderung menurun tanpa kompetisi elit.

Amorim diharapkan fokus memperbaiki mental dan taktik tim, sekaligus menavigasi jendela transfer yang menantang agar skuad tetap kompetitif di level domestik dan Eropa.

Milan kini memasuki babak baru di bawah pelatih keempat setelah gelar Serie A 2021-2022, dengan perhatian tertuju pada bagaimana Amorim akan mengembalikan karakter dan hasil tim di musim mendatang.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait