RRI Anugerahi Komentator Siaran Piala Dunia 2026
Radio Republik Indonesia (RRI) memberikan penghargaan kepada komentator yang mendukung siaran Pesta Bola Dunia 2026 pada acara Closing Ceremony di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menyajikan informasi dan analisis pertandingan kepada pendengar di seluruh Indonesia.
Penghargaan dan daftar penerima
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua Dewan Pengawas RRI bersama jajaran direksi dan kepala satuan kerja. RRI menilai para komentator telah membantu menjaga kualitas siaran dan menjangkau pendengar di berbagai wilayah.
- Juprianto Alexander
- Hendry Wibowo
- Nova Arifianto
- Taufani
- Estu Santoso
- Yanto Prawironegoro
Regenerasi dan pengembangan tim siaran
Senior komentator RRI, Yanto Prawironegoro, melihat momentum Piala Dunia 2026 sebagai periode penting untuk regenerasi komentator olahraga. Menurut Yanto, kemampuan reporter dan komentator muda meningkat selama rangkaian siaran berlangsung.
"Saya merasa teman-teman reporter mulai menguasai siaran sepak bola. Saya juga melihat sudah ada penerus yang siap melanjutkan siaran olahraga RRI,"
Yanto menambahkan bahwa pengalaman lapangan menjadi bekal penting untuk pengembangan siaran olahraga ke depan. Ia menilai RRI memiliki sumber daya yang siap mendukung agenda olahraga internasional, terutama setelah pembinaan lebih lanjut.
"Reporter di sejumlah daerah memiliki dasar pengetahuan sepak bola yang kuat. Mereka tinggal dibina agar kemampuan siarannya semakin baik,"
Peran radio di era digital
Meski platform digital terus berkembang, Yanto menegaskan bahwa siaran radio masih relevan, terutama di wilayah yang mengandalkan radio sebagai sumber informasi utama.
"Siaran radio masih dibutuhkan masyarakat, terutama di wilayah yang mengandalkan radio sebagai sumber informasi. Saya siap terus membantu selama masih mampu menjalankan tugas,"
Pengalaman penyiar dan pendengar
Salah satu penerima penghargaan, Estu Santoso, menyatakan kebanggaannya bisa siaran langsung Piala Dunia bersama PRO3 RRI, khususnya karena program tersebut dapat dinikmati oleh teman-teman Tuna Netra.
"Siaran radio selalu menyenangkan. Apalagi live Piala Dunia 2026 via RRI dapat dinikmati teman-teman Tuna Netra, kesempatan yang langka,"
"Saya banyak belajar dari para pendengar. Terutama saudara-saudara kita Tuna Netra dan masyarakat Indonesia dari berbagai penjuru negeri. Mereka semua adalah penikmat setia siaran radio dan kami yang terlibat cukup bangga,"
Pemberian penghargaan merupakan bagian dari rangkaian Closing Ceremony dan bentuk apresiasi kepada seluruh tim yang mendukung keberhasilan program siaran Piala Dunia 2026. RRI menegaskan komitmennya untuk terus membina talent dan menjaga kualitas siaran olahraga di masa mendatang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
RRI Tutup Siaran Pesta Bola Dunia 2026 lewat Closing Ceremony
RRI menggelar Closing Ceremony di Jakarta (21 Juli 2026) sebagai penutup siaran Pesta Bola Dunia 2026 dan ap...
Putri KW Melaju ke 16 Besar China Open 2026
Putri Kusuma Wardani melaju ke 16 besar China Open 2026 usai kalahkan Han Qian Xi 21-16, 21-16; Putri bidik...
DBL Indonesia Buka Academy Jakarta dan Luncurkan Honda DBL 2026
DBL Indonesia meluncurkan Honda DBL 2026-2027 dan membuka DBL Academy Jakarta pada 21 Juli, memperluas ekosi...
Jutaan Suporter Sambut Parade Spanyol Juara Dunia di Madrid
Sekitar 1,8 juta suporter memadati Madrid untuk merayakan parade kemenangan Spanyol usai menjuarai Piala Dun...
Lamine Yamal Pimpin Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Lamine Yamal memimpin generasi muda Spanyol juara Piala Dunia 2026, menegaskan suksesnya program regenerasi...
Rodri dan Unai Simón Kuasai Statistik Piala Dunia 2026
Rodri, Unai Simón, dan pemain Spanyol lain mendominasi statistik Piala Dunia 2026 lewat rekor operan, clean...