Redknapp Tolak Guardiola: Ini Alasannya untuk Timnas Inggris
Harry Redknapp meminta Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menghentikan wacana merekrut Pep Guardiola sebagai pelatih timnas Inggris. Pernyataan itu disampaikan pada Senin, 27 Juli 2026, dengan alasan bahwa kehadiran pelatih mahal tidak akan menyelesaikan masalah mendasar dalam pembinaan pemain.
Redknapp: Guardiola bukan solusi instan
Redknapp mengakui kemampuan taktik Guardiola dan menyebutnya jenius. Namun, menurutnya, keahlian itu tidak otomatis berbuah gelar di level tim nasional. Ia menyoroti perbedaan antara pekerjaan pelatih klub dan pelatih timnas.
"Semua orang sepertinya menganggap Pep sebagai semacam tongkat ajaib dalam sepak bola. Dia memang jenius taktik, tetapi Anda tidak bisa begitu saja menempatkannya di Timnas Inggris lalu berharap trofi langsung datang."
Perbedaan klub dan timnas
Redknapp menekankan bahwa pelatih timnas hanya dapat bekerja dengan pemain yang tersedia, tanpa akses ke bursa transfer atau anggaran klub besar. Karena itu, perbaikan harus dimulai dari suplai pemain dan sistem pembinaan, bukan semata-mata mengganti pelatih kepala.
Kekhawatiran soal regenerasi dan akademi
Ia mengingatkan kasus Italia sebagai peringatan. Menurut Redknapp, kegagalan sebuah negara besar lolos ke turnamen besar bisa terjadi jika rantai regenerasi putus. Di sisi lain, ia mengkritik praktik akademi modern yang membuat pemain muda terisolasi dari tim senior.
"Italia adalah peringatan nyata bagi kita. Jika kita tidak berhati-hati, Inggris bisa berjalan menuju bencana yang sama karena pasokan pemain muda lokal mulai menurun."
"Anak-anak akademi sekarang bahkan tidak bisa melihat latihan tim utama. Anda tidak akan membangun ketangguhan jika mereka terus diisolasi dari sepak bola senior."
Dukungan untuk Tuchel dan pelatih lokal
Redknapp mendorong FA memberi kepercayaan penuh kepada Thomas Tuchel. Ia menilai skuad Inggris saat ini cukup berkualitas setelah finis ketiga Piala Dunia 2026, sehingga tidak perlu terus mencari "penyelamat" dari luar.
"Kami memiliki skuad yang fantastis dan cukup bagus untuk memenangkan trofi besar. Lupakan mengejar Pep, dukung saja Thomas Tuchel dan benahi sistem pembinaan pemain muda."
Ia juga berharap kesempatan diberikan kepada pelatih lokal untuk memimpin tim nasional di masa depan. Nama-nama yang disebutnya sebagai contoh adalah pelatih Inggris yang tengah naik daun dan mantan pemain yang kini berkarier sebagai pelatih.
- Eddie Howe
- Frank Lampard
- Steven Gerrard
Implikasi ke depan
Pernyataan Redknapp menyorot debat lebih luas tentang strategi jangka panjang FA: apakah fokusnya pada mendatangkan nama besar atau memperkuat akar pembinaan domestik. Kritiknya menegaskan perlunya perbaikan struktur akademi dan peluang bagi pelatih lokal demi keberlanjutan sepak bola Inggris.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Soft Tennis Beregu Putra Raih Medali Perunggu di Asian Games 2026
Tim soft tennis beregu putra Indonesia meraih medali perunggu setelah kalah 0-2 dari Jepang di semifinal Asi...
Moyes Enggan Bicarakan Eropa Meski Everton Tak Terkalahkan
Moyes meminta Everton tak bicara soal Eropa meski tak terkalahkan; ia khawatir pengalaman musim lalu dan efe...
Wushu Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Seraf Naro Siregar raih medali perunggu changquan, menjadi medali pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nag...
Raphinha Hattrick ke Sevilla, Kontrak Diharapkan Diperpanjang hingga 2030
Raphinha bukukan hat-trick ke Sevilla dan catatan Opta menunjukkan ia melewati rekor Messi; Deco sebut negos...
Tim Indonesia Disambut di Team Welcome Ceremony Asian Games 2026
Tim Indonesia disambut tuan rumah Jepang di Team Welcome Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya, t...
Iva Jovic Pertahankan Gelar di Guadalajara, Kalahkan Stearns
Iva Jovic mempertahankan gelar Guadalajara Open setelah menaklukkan Peyton Stearns 6-4, 6-2 pada 20 Septembe...