Carlos Queiroz Kembali Latih Timnas Ghana
Carlos Queiroz resmi kembali menjadi pelatih Timnas Ghana. Penunjukan dilakukan kurang dari dua bulan setelah Ghana tersingkir dari Piala Dunia 2026, dengan federasi memberi kontrak kepada pelatih asal Portugal berusia 73 tahun itu.
Kepastian pengangkatan dan latar waktu
Queiroz kembali menggantikan Otto Addo yang sebelumnya diberhentikan dari kursinya. Sebelum penunjukan, Ghana menelan empat kekalahan dalam beberapa laga terakhir, sehingga federasi mencari figur berpengalaman untuk menstabilkan tim.
Keputusan datang setelah komunikasi antara Queiroz dan Asosiasi Sepak Bola Ghana. Penunjukan diharapkan memberi waktu bagi pelatih untuk menata kembali persiapan menuju kompetisi internasional berikutnya.
Pengalaman internasional sebagai pertimbangan
Federasi mempertimbangkan rekam jejak Queiroz di level internasional dan klub. Ia pernah menangani beberapa tim nasional ternama serta berkarier di level klub papan atas.
- Portugal
- Kolombia
- Iran
- Mesir
- Di level klub, pernah melatih Real Madrid
Pengalaman ini menjadi faktor utama mengapa federasi memilihnya untuk memimpin kembali tim berjuluk Black Stars.
Pernyataan pelatih
"Tidak ada kepuasan yang sempurna, tetapi para pemain sudah berhasil membuat timnas Ghana menjadi tim yang pantas dihormati," ujar Queiroz pada 4 September 2026.
Kutipan itu menegaskan ambisinya untuk terus membangun citra dan performa tim.
Kondisi tim dan tugas yang menanti
Pada Piala Dunia 2026, Ghana sempat menahan imbang Inggris dan mengalami kekalahan dari Kroasia. Meski begitu, mereka lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Sekarang Queiroz menerima tugas untuk memperbaiki tren negatif yang sempat muncul setelah turnamen besar tersebut. Target jangka pendek adalah menghentikan rentetan kekalahan dan meningkatkan konsistensi permainan.
Prospek jangka panjang
Bila berhasil, penunjukan ini bisa menjadi titik balik bagi Black Stars menuju prestasi yang lebih tinggi di kompetisi kontinental maupun dunia. Namun, pekerjaan rumah yang harus diselesaikan cukup besar mengingat hasil buruk sebelum kedatangannya.
Queiroz akan fokus pada rekonstruksi taktik dan mental pemain agar Ghana kembali tampil kompetitif di level internasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Herdman Ungkap Taktik Bawa Indonesia Juara ASEAN Cup
Herdman menerangkan taktik mendorong bek tengah naik di ekstra waktu yang membuka gol Elkan Baggott dan meng...
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...