PWI Aceh Dukung Pengusulan Udin Jadi Pahlawan Nasional
PWl Aceh menyatakan dukungan atas upaya PWI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengusulkan wartawan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional. Pernyataan itu disampaikan menyusul keputusan Konferensi Provinsi PWI DIY 2025 untuk mengajukan pengusulan secara resmi.
Latar belakang kasus Udin
Udin tercatat sebagai anggota PWI dengan nomor 13.00.3794.92.M.VI. Ia bekerja sebagai wartawan di Bernas Yogyakarta. Pada 13 Agustus 1996, Udin mengalami penganiayaan dan sempat dirawat di RS Bethesda Yogyakarta. Ia meninggal dunia tiga hari kemudian, pada 16 Agustus 1996. Hingga lebih dari tiga dekade berlalu, kasus tersebut belum terungkap tuntas.
Respons PWI Aceh
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, menyampaikan dukungan penuh kepada upaya PWI DIY. Menurut Nasir, pengungkapan kebenaran merupakan bagian penting dari tugas jurnalistik dan tidak memiliki masa kedaluwarsa.
"Dalam perspektif jurnalistik, mengungkap kebenaran tidak mengenal kedaluwarsa. Kebenaran itu harus terungkap, sepahit apa pun,"
Nasir juga menegaskan harapannya agar pengusulan ini menjadi bentuk penghargaan negara terhadap peran wartawan.
Proses pengusulan dan dukungan lain
Ketua Tim Ad Hoc Pengusulan, Ki Bambang Widodo, menyatakan bahwa pengajuan nama Udin ke tingkat nasional merupakan keputusan resmi konferensi PWI DIY pada 2025. Proses pengusulan akan melalui beberapa tahapan dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah yang telah menyatakan dukungan.
"Perjuangan mengusulkan Udin sebagai Pahlawan Nasional merupakan keputusan Konferensi Provinsi PWI DIY Tahun 2025,"
Langkah ini mencakup pengumpulan dokumen, verifikasi kronologi kejadian, dan koordinasi lintas instansi sesuai prosedur pengusulan gelar pahlawan.
Implikasi dan harapan ke depan
Dukungan PWI Aceh menambah tekanan publik agar kasus kematian Udin ditangani secara transparan dan menyeluruh. Selain memberi pengakuan atas kontribusi wartawan, pengusulan ini diharapkan mendorong terungkapnya fakta sejarah yang selama ini belum jelas.
Jika pengusulan berjalan lancar dan diterima, penetapan Udin sebagai Pahlawan Nasional akan menjadi bentuk pengakuan negara terhadap keberanian dan peran pers dalam menjaga kebenaran publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...