Kalah di Semifinal Japan Open, Putri KW Tetap Puas
Putri Kusuma Wardani kalah 1-2 dari unggulan ketiga Jepang, Akane Yamaguchi, pada semifinal Japan Open 2026 di Tokyo, Sabtu 18 Juli 2026. Pertandingan berdurasi 65 menit tersebut berakhir 21-9, 16-21, 14-21 untuk kemenangan Akane di Lapangan 1 Tokyo Metropolitan Gymnasium. Meski terhenti di semifinal, Putri mengaku puas dengan penampilannya dan menyorot peningkatan konsistensi permainan.
Ringkasan pertandingan
Pertemuan kedelapan antara Putri dan Akane berakhir tanpa kemenangan bagi atlet Indonesia itu. Putri memulai kuat dengan memenangkan gim pertama 21-9. Namun Akane membalas di gim kedua dan ketiga sehingga membawa pertandingan menjadi kemenangan 2-1 untuk pemain tuan rumah.
Pertandingan berlangsung intens dan menuntut fisik serta mental. Durasi 65 menit mencerminkan pertarungan berulang yang menguras tenaga kedua pemain.
Reaksi Putri KW
Putri mengakui pertandingan melelahkan dan sempat merasa memiliki peluang menang. Ia menjelaskan perubahan tempo dan variasi pukulan Akane menjadi faktor penentu di gim penutup.
"Hari ini cukup melelahkan, pertandingan yang menguras semua tenaga, fisik dan mental. Sejujurnya saya merasa punya peluang menang tadi tapi sayang di gim kedua saya tidak bisa terus memepet dia menjelang akhir,"
"Di poin 16-16 itu Akane membuat banyak sekali spekulasi pukulan depannya dan memperlambat tempo, itu membuat saya beberapa kali kaget. Di gim ketiga saya melakukan kesalahan beruntun di titik yang sama, sebelah kiri pertahanan Akane, cukup berpengaruh akhirnya ke sisa jalannya pertandingan,"
Putri menegaskan ia tetap bangga bisa mencapai semifinal dan menunjukkan peningkatan dibanding turnamen sebelumnya.
Pelajaran dan persiapan ke depan
Putri menyebut Indonesia Open 2026 sebagai pengalaman berharga yang menjadi fokus latihan selama sebulan terakhir. Ia menilai persiapan tersebut membantu meningkatkan konsistensi permainan dan daya juang.
"Walau terhenti di semifinal, saya cukup senang dengan pencapaian ini karena bisa menang dari Wang Zhi Yi dan tadi tampil lumayan baik melawan Akane," ujar Putri mengenai capaian turnamen.
Untuk langkah selanjutnya, Putri menegaskan evaluasi akan difokuskan pada peningkatan daya tahan agar mampu mempertahankan performa sampai akhir pertandingan.
Dengan usia 23 tahun, Putri masih memiliki ruang berkembang. Kekalahan ini memberi bahan evaluasi teknis dan fisik menjelang rangkaian turnamen selanjutnya sepanjang musim.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Iva Jovic Pertahankan Gelar di Guadalajara, Kalahkan Stearns
Iva Jovic mempertahankan gelar Guadalajara Open setelah menaklukkan Peyton Stearns 6-4, 6-2 pada 20 Septembe...
Yoga Ardika Putra Sumbang Medali Teqball Indonesia di Asian Games
Yoga Ardika Putra meraih medali perunggu teqball Asian Games 2026 di Nagoya pada 20 September 2026, menambah...
Menpora Apresiasi Penampilan Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
Menpora Erick Thohir memuji penampilan Kontingen Indonesia pada pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan...
Wushu Seraf Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games
Seraf Naro Siregar menyumbang medali perunggu pertama Indonesia di Asian Games Aichi–Nagoya 2026 pada nomor...
Putri Indonesia Menang 3-0 atas Mongolia di Asian Games 2026
Tim bulutangkis putri Indonesia menang 3-0 atas Mongolia di Asian Games 2026 dan langsung lolos ke babak ber...
Sumaya ke Final Teqball Asian Games 2026, Bidik Emas
Sumaya melaju ke final teqball Asian Games 2026 di Nagoya dan akan hadapi Wai Khin Hnin; kelolosan ini memas...