Puting Beliung Rusak 161 Rumah di Pematang Bandar, Simalungun
Simalungun — Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (2/7/2026) malam sekitar pukul 18.30–21.00 WIB. Bencana itu merusak 161 rumah di lima nagori dan satu kelurahan, memicu tanggapan cepat pemerintah daerah.
Kerusakan dan cakupan wilayah
Camat Pematang Bandar, Pahot Siregar, melaporkan bahwa kawasan terdampak meliputi Nagori Talun Rejo, Talun Madear, Wonorejo, Kandangan, Pardomuan Nauli, dan Kelurahan Kerasaan. Dampak bervariasi antara rusak berat dan rusak ringan.
| Keterangan | Jumlah Unit |
|---|---|
| Total rumah terdampak | 161 |
| Rusak berat | 42 |
| Rusak ringan | 119 |
"Jumlah rumah warga yang terdampak akibat bencana angin puting beliung dan hujan deras mencapai 161 unit, dengan kondisi rusak berat 42 unit dan rusak ringan 119 unit,"
Kunjungan Bupati dan penyerahan bantuan
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih bersama pimpinan perangkat daerah meninjau lokasi terdampak di Nagori Talun Rejo pada Senin (6/7). Kehadiran itu untuk melihat langsung kondisi rumah dan memberikan dukungan kepada warga.
Sebagai bentuk tanggung jawab, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dan 1.200 lembar seng untuk membantu perbaikan sementara atap rumah warga.
"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terkena musibah ini,"
"Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat menghadapi bencana. Kehadiran kami hari ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab,"
Reaksi warga dan imbauan keselamatan
Suasana haru mewarnai pertemuan antara bupati dan warga. Salah seorang korban, Agusnadi, menyatakan rasa terima kasih atas kunjungan dan bantuan dari pemerintah daerah.
"Kami sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak Bupati yang datang langsung melihat kondisi kami. Kehadiran Bapak memberikan semangat dan kekuatan bagi kami untuk bangkit kembali dari musibah ini,"
Bupati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena wilayah Simalungun masih berada dalam kondisi cuaca ekstrem dan musim penghujan. Pemerintah daerah juga diminta memantau rumah-rumah rawan dan membantu perbaikan prioritas.
Langkah selanjutnya
Pemkab Simalungun menyatakan akan melanjutkan penyaluran bantuan dan melakukan pemantauan pasca-bencana. Selain bantuan material, upaya koordinasi dengan instansi terkait akan dipercepat untuk percepatan pemulihan.
Semangat gotong royong dan dukungan pemerintah diharapkan membantu warga kembali menata rumah dan aktivitas ekonomi mereka setelah musibah ini.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
PKS Medan Usulkan Ranperda Pencegahan Perilaku Penyimpangan Seksual
Fraksi PKS DPRD Medan mengusulkan Ranperda pencegahan perilaku penyimpangan seksual untuk menekan tingginya...
Barapaksi Desak Transparansi 42 Paket BWS Sumatera II TA 2026
Barapaksi minta keterbukaan 42 paket BWS Sumatera II TA 2026 senilai Rp15,9 miliar agar tidak timbul dugaan...
42 Paket Pengadaan BWS Sumatera II Senilai Rp15,9 Miliar
Otti Batubara soroti 42 paket pengadaan BWS Sumatera II 2026 di SiRUP LKPP senilai Rp15,9 miliar; minta tran...
Terdakwa Pengedar Sabu di Medan Dituntut 5 Tahun Penjara
Terdakwa M. Rasid Ridho di PN Medan dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta terkait kasus peredaran sa...
Fraksi PKS Soroti SiLPA Rp592 Miliar dan PAD Turun di APBD Medan 2025
PKS DPRD Medan setuju Ranperda APBD 2025 namun soroti SiLPA Rp592,2 miliar, realisasi PAD rendah, dan kinerj...
Pematangsiantar Lepas 75 Pramuka ke Jambore Daerah Sumut 2026
Sekda mewakili Wali Kota melepas 75 anggota Pramuka Pematangsiantar berangkat ke Jambore Daerah Sumut XI di...