Olahraga

PB PASI Siapkan Empat Pusat Latihan Nasional

Bagikan:
Rencana empat pusat latihan PB PASI: Rawamangun, Pangalengan, Humbang Hasundutan, Timika

Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) akan membangun empat pusat pelatihan atletik nasional di Stadion Atletik Rawamangun, Pangalengan, Humbang Hasundutan, dan Timika. Pengumuman itu disampaikan Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, saat meresmikan Kejuaraan Nasional Atletik dan Indonesia U18 Open Championship Jakarta 2026 di Stadion Atletik Velodrome Rawamangun, Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026. Langkah ini dimaksudkan sebagai fondasi pembinaan atlet berkelanjutan dan penguatan infrastruktur olahraga nasional.

Lokasi dan peran tiap pusat

Pusat latihan dibangun di empat lokasi strategis untuk mencakup berbagai wilayah Indonesia. Pembagian peran dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan geografis dan potensi atlet daerah.

  • Stadion Atletik Rawamangun: menjadi pusat di Jabodetabek setelah revitalisasi.
  • Pangalengan: tetap menjadi sentra pembinaan di Pulau Jawa.
  • Humbang Hasundutan: ditujukan untuk mengakomodasi atlet dari wilayah Sumatra.
  • Timika: melayani pengembangan atlet dari wilayah timur Indonesia.

"Humbang Hasundutan akan mengakomodasi atlet dari wilayah Sumatra, sedangkan Pangalengan tetap menjadi sentra pembinaan di Pulau Jawa, begitu juga di Timika,"

Status fasilitas

Stadion Atletik Rawamangun telah selesai direvitalisasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sementara itu, PB PASI menargetkan fasilitas di Humbang Hasundutan rampung dalam satu hingga dua bulan mendatang. Tahap penyelesaian ini penting agar pusat latihan dapat segera difungsikan untuk program pembinaan jangka panjang.

Prioritas nomor dan rencana pelatnas

Selain memperkuat infrastruktur, PB PASI memprioritaskan pembinaan untuk nomor sprint, lempar lembing, dan lari jarak jauh. Federasi juga mempertimbangkan mengirim atlet lari 10.000 meter menjalani pelatnas di Kenya untuk meningkatkan daya saing pada level internasional.

Regenerasi dan penguatan akademik

PB PASI mulai menyiapkan regenerasi melalui pembentukan lapisan kedua atlet muda. Selain latihan fisik, federasi memberi penekanan pada kapasitas akademik agar pembinaan tidak hanya fokus pada aspek fisik tetapi juga kognitif.

"Saya berharap dan bermimpi dari situ nanti kami dapatkan anak-anak yang berbibit. Yang punya juga kemampuan matematika dan fisika yang hebat,"

"Bertekadlah, gantungkan cita-citamu setinggi langit, kerja keras kalian, kami akan mendukung dengan sepenuh hati,"

Dampak dan prospek

Pembangunan empat pusat latihan ini diharapkan memperluas akses pelatihan dan mempercepat pembentukan bibit atlet berprestasi dari berbagai daerah. Dengan fasilitas yang memadai dan program pengembangan holistik, PB PASI menargetkan peningkatan kualitas atletik nasional dalam jangka menengah hingga panjang.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait