Dua PTKIN Masuk 10 Besar Universitas Terbaik Indonesia (THE WUR 2027)
Dua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berhasil menembus 10 besar universitas terbaik Indonesia versi THE World University Rankings (THE WUR) 2027. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menempati posisi kedua nasional dengan status peringkat dunia 801-1000, sedangkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berada di posisi ketujuh nasional dengan rentang peringkat dunia 1201-1400.
Posisi PTKIN dalam peringkat
Hasil pemeringkatan menempatkan kedua PTKIN itu sejajar dengan sejumlah perguruan tinggi ternama Indonesia. Keberadaan UIN Sunan Kalijaga di peringkat kedua nasional menunjukkan kenaikan daya saing institusi berbasis pendidikan keagamaan di kancah nasional dan internasional.
Reaksi Kemenag
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, memberi apresiasi atas capaian kedua kampus. Ia melihat prestasi tersebut sebagai bukti transformasi kualitas PTKIN.
Capaian ini menjadi bukti PTKIN telah bertransformasi menjadi lembaga pendidikan kompetitif. Kualitas akademik, riset, dan inovasi PTKIN mampu bersaing secara global
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, menilai pencapaian itu dapat menjadi pemicu perbaikan mutu di PTKIN lain. Ia mendorong peningkatan konsisten pada ketiga fungsi perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Prestasi ini merupakan buah kerja keras dan sinergi dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. Kami terus mendorong penguatan kelembagaan, internasionalisasi, dan publikasi bereputasi global
Siapa saja yang sejajar?
Selain dua PTKIN tersebut, pemeringkatan THE WUR 2027 juga menempatkan sejumlah perguruan tinggi besar Indonesia di papan atas. Di antaranya:
- Universitas Indonesia
- Universitas Gadjah Mada
- Institut Teknologi Bandung
Tentang THE World University Rankings
THE WUR merupakan pemeringkatan perguruan tinggi internasional yang menilai beberapa aspek utama, termasuk pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas riset, hubungan industri, dan pandangan internasional. Metode ini sering dijadikan rujukan untuk mengukur reputasi akademik dan riset sebuah universitas.
Dampak dan harapan ke depan
Kementerian Agama berharap keberhasilan dua PTKIN ini menjadi pemacu bagi institusi lain untuk meningkatkan mutu dan daya saing. Peningkatan kualitas riset, publikasi internasional, dan penguatan kelembagaan disebut sebagai langkah prioritas. Upaya ini sejalan dengan visi Kemenag Berdampak untuk memperkuat layanan pendidikan bertaraf global.
Langkah lanjutan yang diharapkan adalah peningkatan kolaborasi internasional dan publikasi bereputasi, sehingga capaian ini dapat berlanjut dan memberi dampak luas bagi pengembangan PTKIN di dalam negeri.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Apa Itu Black Hole? Fakta Ilmiah dan Penjelasan NASA
Ringkasan definisi black hole, event horizon, accretion disk, dan cara astronom mengamatinya menurut penjela...
Pemeriksaan Ci Mehong Soroti Bahaya Manipulasi Konten Digital
Pemeriksaan Ci Mehong di Polda Metro menyoroti risiko manipulasi konten digital yang mengubah konteks dan me...
Pakar: Bahaya Autonomous Learning, Redesign Jadi Solusi
Teddy Mantoro memperingatkan bahaya autonomous learning pada AI dan mendorong redesign sistem, termasuk pend...
NASA Uji Cat Khusus Pemetaan Aliran Udara Sayap
NASA uji cat sensitif tekanan pada model sayap di Transonic Dynamics Tunnel untuk memetakan aliran udara dan...
Pesawat X-59 NASA Pecahkan Rekor, Capai Mach 1,53 dalam Uji Terbang
X-59 NASA mencatat enam penerbangan dalam seminggu dan kecepatan tertinggi Mach 1,53, meningkatkan total uji...
Sharp Perluas Lini Party Speaker dengan Phantom dan Core Blast
Sharp meluncurkan Phantom dan Core Blast Series pada 2 Oktober 2026, menawarkan opsi party speaker premium d...