Olahraga

Prancis Diunggulkan Atas Inggris di Perebutan Tempat Ketiga 2026

Bagikan:
Duel Prancis vs Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menampilkan Mbappe dan Harry Kane

Pertandingan perebutan posisi ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris diprediksi berjalan ketat namun berimbang. Pengamat sepak bola Ugung Dwi Ario Wibowo menilai Prancis sedikit diunggulkan karena motivasi tim dan perburuan gelar pencetak gol, sementara Inggris tetap berbahaya berkat kestabilan skuadnya.

Mengapa Prancis Diunggulkan?

Ugung menyoroti faktor motivasi dan semangat tim sebagai keunggulan Prancis. Ia menyebut dorongan pemain untuk "memberi kado kepada pelatihnya" serta ambisi individu Mbappe dalam mengejar status pencetak gol tertinggi turnamen.

"Prancis lebih banyak diunggulkan karena semangat tim dan motivasi memberi kado kepada pelatihnya, ditambah perburuan top skor Mbappe," kata Ugung, Sabtu, 18 Juli 2026.

Keberadaan kombinasi sayap dan penyerang membuat lini depan Prancis berbahaya. Perbedaan pengalaman klub para pemain juga memberi variasi gaya permainan.

Kekuatan dan Karakter Inggris

Meski kalah tipis dalam prediksi, Inggris masih dianggap ancaman serius. Ugung menilai keseimbangan skuad dan produktivitas sepanjang turnamen menjadi modal kuat bagi tim Tiga Singa.

Beberapa pemain kunci yang disebut sebagai penopang Inggris antara lain:

  • Harry Kane
  • Jude Bellingham
  • Declan Rice

Rekam Jejak dan Gaya Permainan

Secara historis, Inggris unggul dalam rekor pertemuan antar kedua negara, namun pada Piala Dunia 2022 Prancis keluar sebagai pemenang 2-1 di perempat final. Ugung menilai kedua tim mengandalkan permainan menyerang dan kualitas lini depan yang seimbang.

Perbedaan kultur sepak bola juga disorot: mayoritas pemain Inggris berkembang di kompetisi domestik, sedangkan skuad Prancis dihuni pemain yang berkarier di berbagai liga top Eropa sehingga menawarkan karakter permainan lebih beragam.

Prediksi dan Faktor Penentu

Ugung memperkirakan laga terbuka dan akan ditentukan oleh tim yang lebih dulu membuka keunggulan. Ia memberi prediksi skor tipis untuk Prancis pada waktu normal.

"Kalau nanti Mbappe bisa dikunci seperti saat melawan Spanyol, itu menjadi alarm buat Prancis. Kalau sampai imbang selama 90 menit, saya melihat Inggris punya peluang lebih besar untuk menang lewat babak tambahan atau adu penalti," ujar Ugung.

Secara keseluruhan, laga ini diprediksi ramai peluang dan menjadi penutupan yang bernilai bagi kedua tim meski bukan partai final.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait