PON Pantai 2026 di Ancol: KONI Siapkan 10 Cabang
KONI Pusat menyatakan siap menyelenggarakan PON Pantai pertama Indonesia pada 2026 di Ancol, Jakarta. Ajang ini akan melengkapi gelaran PON empat tahunan dan menghadirkan 10 cabang olahraga pantai untuk pembinaan atlet serta peningkatan prestasi nasional.
Rencana dan waktu penyelenggaraan
PON Pantai dijadwalkan berlangsung pada 2026 di kawasan Ancol. Rencana ini disampaikan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, saat wawancara dengan Pro 3 RRI, Jumat, 28 Agustus 2026. Menurutnya, penyelenggaraan event khusus olahraga pantai menjadi bagian dari strategi memperluas kesempatan kompetisi bagi berbagai cabang olahraga.
Cabang olahraga yang dipertandingkan
Panitia menyiapkan sepuluh nomor yang memanfaatkan fasilitas pantai dan laut di Ancol. Nomor tersebut meliputi:
- Renang perairan terbuka
- Polo air
- Selam laut
- Layar
- Basket 3 on 3 pantai
- Bola tangan pantai
- Voli pantai modern
- — (dan cabang tambahan sesuai kebutuhan teknis)
KONI memilih Ancol karena seluruh cabang tersebut bisa dipertandingkan dalam satu kawasan, sehingga logistik dan penyelenggaraan lebih efisien.
Tujuan: pembinaan dan prestasi
KONI menilai PON Pantai bukan sekadar kompetisi. Tujuannya adalah memberi ruang pembinaan bagi cabang non-Olimpiade dan menyiapkan atlet untuk kompetisi internasional.
"Selain Pekan Olahraga Nasional empat tahunan, kami juga menggelar PON yang lain,"
Marciano menjelaskan bahwa KONI memiliki 81 cabang olahraga yang membutuhkan arena kompetisi dan pembinaan. PON Pantai menjadi salah satu solusi untuk pengembangan cabang-cabang tersebut.
Fokus penyelenggaraan dan fasilitas
KONI menegaskan tidak akan membangun banyak venue baru. Fasilitas yang sudah ada di Ancol akan dioptimalkan, dengan renovasi hanya jika diperlukan. Pendekatan ini diharapkan menekan biaya dan mempercepat persiapan.
Dampak ekonomi dan pariwisata
Kehadiran atlet, ofisial, dan penonton diproyeksikan memberi multiplier effect bagi pariwisata dan UMKM setempat. Marciano menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyambut baik rencana tuan rumah.
"Kebetulan saat kami mulai mensosialisasikan penyelenggaraan PON pantai ini, Gubernur DKI Jakarta menyambut baik. Dan bersedia menjadi tuan rumah,"
Tolok ukur keberhasilan
KONI akan mengukur keberhasilan PON Pantai bukan hanya dari kelancaran penyelenggaraan, tetapi juga dari capaian prestasi atlet. Pemecahan rekor nasional atau internasional menjadi salah satu indikator keberhasilan event ini.
PON Pantai 2026 diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang kompetitif di cabang olahraga pantai, sekaligus membuka jalur pembinaan yang lebih luas menuju kejuaraan ASEAN, Asia, dan dunia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Aulia/Lidia Lolos Perempat Final Pontianak International 2026
Aulia/Lidia melaju ke perempat final Pontianak International 2026 usai menang 21-12, 21-8 di GOR Terpadu Pon...
Persib Siap Hadapi Manila Digger di Jalak Harupat, Teja-Peralta Siap
Persib Bandung menjamu Manila Digger di Jalak Harupat, Senin 31 Agustus 2026; Teja Paku Alam dan Mariano Per...
Menang 80-54, Indonesia Kirim Sinyal Kuat di Grup C
Indonesia membuka Grup C Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2026 dengan kemenangan 80-54 atas Singapura di Arena...
Wembanyama Bawa Prancis Menang Telak 92-67 atas Slovenia
Victor Wembanyama kembali dan memimpin Prancis menundukkan Slovenia 92-67 pada kualifikasi Piala Dunia FIBA...
Chiesa Cedera, Liverpool Kehilangan Winger Andalan
Federico Chiesa mengalami cedera otot saat laga pramusim lawan Como dan dipastikan absen sepanjang musim ber...
Turnamen Tenis RRI Diikuti 14 Kementerian, Lembaga, dan BUMN
Turnamen tenis RRI di Jakarta Selatan diikuti 14 kontingen kementerian, lembaga, dan BUMN sebagai rangkaian...