Pilkampong Subulussalam: Asril dan Jurhadiman Berebut Suka Makmur
Subulussalam — Dua kandidat, Asril Tinambunen dan Jurhadiman, dipastikan bersaing pada pemilihan Kepala Kampong Suka Makmur. Penetapan itu terjadi setelah masa penyerahan berkas calon berakhir pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 23.59 WIB dan hanya kedua nama tersebut mengembalikan berkas ke Panitia Pemilihan Kepala Kampong (P2K).
Kontestasi di Suka Makmur
Asril, yang awalnya tak berniat maju, menyatakan keikutsertaannya didorong permintaan warga dan tokoh masyarakat. Ia juga sudah mengundurkan diri dari jabatan aparatur kampong yang selama ini dipegangnya untuk mengikuti proses pemilihan.
"Hingga berakhir batas waktu penyerahan berkas calon hanya dua kandidat mengembalikan berkas," kata Asril, Sabtu (11/7).
Asril menolak berandai-andai soal peluang kemenangan. Ia menegaskan akan bekerja bersama tim untuk menyatukan kekuatan demi hasil terbaik, didampingi pendukung dan simpatisan.
Proses Pendaftaran di P2K
P2K Suka Makmur mengonfirmasi ada enam orang yang mengambil formulir pendaftaran, namun hanya dua yang mengembalikan berkas. Nama yang dikonfirmasi oleh panitia adalah Jurhadiman dan Asril Tinambunen.
Situasi di Kampong Lae Ikan
Di lokasi lain, Kampong Lae Ikan, Kepala Kampong periode 2017–2023, Harianto Solin, resmi mendaftar kembali untuk pertarungan Pilkampong. Harianto datang didampingi puluhan warga dan mengaku mendapat dukungan sekitar 60 persen warga setempat.
"Diantar puluhan warga, tadi pagi sudah mendaftar ke P2K Lae Ikan, ikut Pilkampong Serentak se-Kota Subulussalam, 1 September 2026," ujar Harianto.
Sumber setempat menyebutkan satu kandidat lain, Suryadi Lingga, lebih dulu menyerahkan berkas di P2K Lae Ikan. Harianto optimistis sekitar 400-an Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari tiga dusun — Gajah Putih, Lae Oncim dan Patetahah — masih mengharapkan kepemimpinan yang ia tawarkan.
"Tidak muluk-muluk, bismillah ikut kontestasi Pilkampong tahun ini, saya berharap warga menentukan pilihan sesuai nurani," kata Harianto.
Jadwal dan Cakupan Pilkampong
Pilkampong Serentak akan digelar pada 1 September 2026. Pemilihan itu berlangsung di 34 kampong yang tersebar di lima kecamatan di Kota Subulussalam. Proses pendaftaran dan verifikasi berkas oleh P2K saat ini menjadi fokus menjelang tahapan berikutnya.
Pilkampong tahun ini menempatkan sejumlah pendatang baru sebagai calon di beberapa kampong. Hasil pendaftaran awal mengindikasikan persaingan ketat antara calon pendatang dan mantan pejabat kampong. Proses verifikasi, kampanye, dan mekanisme pemungutan suara selanjutnya akan menentukan kepemimpinan kampong hingga lima tahun ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...