Pesta Timuran Jaksel Hadirkan Budaya Timur Lengkap di CIBIS Park
Pesta Timuran Jaksel akan digelar pada 4 Juli 2026 di CIBIS Park, Jakarta, sebagai festival musik dan kultur kawasan Timur Indonesia. Acara ini diprakarsai NADI Creative dan Antara Suara untuk menjawab tingginya antusiasme masyarakat dan menghadirkan kolaborasi lintas genre serta pengalaman budaya khas Timur.
Antusiasme dan latar belakang
Program Director Pesta Timuran Jaksel, Robby Neo, mengatakan jumlah pengunjung meningkat setiap penyelenggaraan. Pesta yang awalnya digelar skala kecil itu menarik ribuan orang hingga mendorong penyelenggara memperbesar acara.
"Ternyata jauh lebih rame, padahal kita itu sebar H-1, ternyata yang datang bisa seribu sampai dua ribu orang. Jadi di luar ekspektasi kita, akhirnya kita bilang momen ini harus tetap bertahan dengan baik dan terus lanjut,"
Program dan kolaborasi seni
Pesta ini menonjolkan kolaborasi musisi muda dan senior serta seniman Papua dalam satu panggung. Seluruh pertunjukan dibagi menjadi enam segmen yang berlangsung dari siang hingga malam, sehingga penonton mendapatkan variasi musik dan pertunjukan sepanjang hari.
"Jadi kita pengen bikin sesuatu yang beda dari yang lain, bahwa Timur ini adalah berasas dari kolaborasi dan kebersamaan. Jadi semuanya akan ada di Pesta Timuran ini,"
Format festival dirancang untuk menampilkan pertemuan lintas genre dan generasi. Selain konser, panggung juga menjadi ruang pertemuan komunitas dan wadah peluncuran karya musisi Indonesia Timur.
Kuliner, tradisi, dan pengalaman budaya
Selain musik, pengunjung akan menikmati sajian kuliner khas Timur. Festival menghadirkan makanan tradisional yang merepresentasikan ragam kehidupan masyarakat kawasan Timur.
Penyelenggara juga memasukkan elemen tradisi, seperti praktik sirih pinang, sebagai bagian pengalaman budaya. Konsep ini dimaksudkan untuk membawa atmosfer sosial dan adat Papua serta wilayah Timur ke Jakarta.
Deretan pertunjukan
Beberapa special show yang dipersiapkan untuk festival antara lain:
- Dendang Minang Timuran
- Timur Jazz Rock
- Suara Timur
- Pesta Timuran
- Lagu Timur Session
- Bagoyang
Masing-masing konsep dikembangkan khusus untuk acara ini sehingga memberikan pengalaman unik bagi penonton dan penggiat seni.
Penyelenggaraan dan prospek
Festival lahir dari pertemuan komunitas Timuran Jaksel dengan gerakan Suara Tana Timur yang berkembang di berbagai kota. Kerjasama ini menegaskan tujuan festival: memperkenalkan, melestarikan, dan mengembangkan budaya Timur secara berkelanjutan di ibu kota.
Dengan format kolaboratif dan pendekatan budaya yang komprehensif, Pesta Timuran Jaksel berpotensi menjadi agenda tahunan yang memperkuat ekosistem seni wilayah Timur di tingkat nasional.
Berita Terkait
Ridho Khaliq dan Ringgo: Jantung Emosional Film Tanah Runtuh
Ridho Khaliq berperan sebagai Ringgo, pusat emosi film Tanah Runtuh yang mengedepankan cinta dan kemanusiaan...
Manfaat Musik untuk Kesehatan dan Produktivitas Sehari-hari
Musik tak hanya hiburan: ia menenangkan, meningkatkan fokus, merangsang kreativitas, dan mendukung kesehatan...
Fadli Zon Harap FFI 2026 Lahirkan Talenta Perfilman Baru
Menbud Fadli Zon berharap FFI 2026 dapat menjaring talenta perfilman baru dan mendukung soundtrack orisinal...
Menbud Dorong Tambah Layar Bioskop untuk Perluas Akses Film
Menbud Fadli Zon dorong penambahan layar bioskop hingga 10 ribu untuk memperluas akses film Indonesia dan ti...
Menbud: Penjurian FFI 2026 Transparan dan Bebas Kecurangan
Menbud Fadli Zon pastikan penjurian FFI 2026 berlangsung transparan dan profesional; pendaftaran dibuka Agus...
Fadli Zon Dorong Penggunaan Soundtrack Orisinal di Film Indonesia
Menbud Fadli Zon mendorong penggunaan soundtrack orisinal dalam film Indonesia untuk memperkuat identitas ka...