Reza Rahadian Garap Film 'Casparina', Siap ke Busan 2026
Reza Rahadian menggarap film panjang kedua berjudul Casparina, yang akan dipresentasikan di Asian Project Market 2026 dalam rangka Busan International Film Festival. Pengumuman proyek dibuat oleh rumah produksi Gambar Gerak dan menandai langkah awal perjalanan internasional film ini.
Proyek dan partisipasi internasional
Gambar Gerak menyatakan bahwa Casparina akan mengikuti Asian Project Market pada ajang Busan 2026. Langkah ini bertujuan membuka jalan bagi proyek untuk menemukan mitra produksi dan distribusi di kancah internasional.
Proyek ini diproduseri oleh Arya Ibrahim dan Gita Fara, yang kembali bekerja sama dengan Reza setelah debut penyutradaraan Reza melalui film Pangku (2024).
Skenario dan kolaborator
Reza menulis skenario Casparina bersama sineas Kamila Andini. Kolaborasi itu disebut sebagai salah satu daya tarik utama saat film dipresentasikan di Busan.
"Dengan rasa syukur kami persembahkan Casparina. Ini adalah proyek film panjang kedua Reza Rahadian yang skenarionya ditulis bersama Kamila Andini."
"Semoga ini menjadi awal dari perjalanan yang baik."
Kisah di balik Casparina
Film ini terinspirasi dari kisah nyata nenek Reza, Francisca Casparina Fanggidae. Sosok Francisca adalah jurnalis senior sekaligus pejuang kemerdekaan yang mengalami pengasingan politik pasca-1965.
Ketika menghadiri Kongres International Organization of Journalists (IOJ) di Chile, Francisca kehilangan kewarganegaraan Indonesia. Kondisi politik setelah Gerakan 30 September 1965 membuatnya tidak bisa kembali ke Tanah Air.
Selama pengasingan, Francisca aktif memperjuangkan hak asasi manusia dan menempuh hidup di beberapa negara, antara lain:
- Tiongkok
- Belanda
Tentang rumah produksi
Gambar Gerak adalah rumah produksi yang didirikan Reza bersama Arya Ibrahim pada 2020. Casparina menjadi proyek film panjang kedua mereka sejak berdiri.
Status pemeran dan langkah selanjutnya
Pihak rumah produksi masih merahasiakan daftar pemeran yang akan membintangi film. Presentasi di Asian Project Market nanti diharapkan membuka kesempatan pendanaan dan partnership yang diperlukan untuk produksi lebih lanjut.
Dengan dasar cerita personal dan kolaborasi kreatif, Casparina diposisikan sebagai proyek yang menggabungkan pengalaman sejarah serta kepakaran sineas Indonesia pada panggung internasional.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Denny Sumargo Produser 'Baby Udon': Kisah di Balik Film
Denny Sumargo menceritakan perjalanan film Baby Udon yang lahir dari podcast Fanny Kondoh; ia jadi produser...
Samara Weaving Dikabarkan Perankan Emma Frost di MCU
Samara Weaving dikabarkan akan memerankan Emma Frost dalam reboot X-Men MCU; studio belum memberikan konfirm...
Efek Rumah Kaca Garap OST 'Laut Bercerita' Bersama Leila S. Chudori
Efek Rumah Kaca dan Knogg menggarap OST film Laut Bercerita berjudul Matilah Kau Mati, dirilis 31 Juli 2026,...
Iqbaal (BAALE) Isi OST 'Kita Melawan Dunia' untuk Operasi Pesta Copet
Iqbaal (BAALE) ciptakan dan bawakan OST "Kita Melawan Dunia" untuk film Operasi Pesta Copet; lagu pre-save t...
IniJayaq: Dari Ojol Jadi Pengusaha dan Konten Kreator
IniJayaq, atau Wijaya Tri Buana, bertransformasi dari pengemudi ojol menjadi pengusaha dan kreator dengan ra...
No Na rilis 'honk!': Klakson Jalanan Indonesia ke Panggung Global
No Na rilis 'honk!' (31 Juli 2026), memadukan klakson dan suasana jalanan Indonesia menjadi pop berstandar g...