Olahraga

Persita Minta Maaf, Pena & Kapten Respons Usai Kalah 1-3

Bagikan:
Carlos Pena memberi keterangan usai laga Persita vs Persis Solo di Banten International Stadium

Pelatih Persita Carlos Pena meminta maaf kepada suporter setelah timnya kalah 1-3 dari Persis Solo pada laga penutup BRI Super League 2025/26, Sabtu, 23 Mei 2026 di Banten International Stadium.

Kekalahan dan rangkaian hasil buruk

Persita menyerah 1-3 kepada tim tamu dan harus mengakui performa yang jauh dari harapan. Kekalahan itu menjadi yang ke-7 dalam sembilan pertandingan terakhir musim ini.

Hal ini menutup perjalanan tim asuhan Pena yang sempat bersaing di posisi lima besar pada pertengahan musim, namun akhirnya finis di papan tengah klasemen.

Permintaan maaf pelatih

Usai laga, Pena secara terbuka meminta maaf kepada para pendukung Persita. Menurut dia, penampilan tim tidak sama seperti biasanya dan ada kesalahan yang tidak seharusnya terjadi.

"Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada semua Persita Fans karena saya pikir kami tidak bermain sebaik yang biasanya," kata Pena.

Pelatih tersebut menyoroti cara tim kebobolan. Ia menyebut gol-gol yang diterima tim berkarakter mudah dan tidak membutuhkan penjelasan panjang.

"Kami kebobolan gol-gol mudah, bagi saya tidak perlu banyak penjelasan karena gol pertama adalah tembakan dari hampir tanpa sudut. Jaraknya sangat jauh dan sangat mudah, dan juga gol kedua sangat mudah," ujar Pena.

Pena menambahkan bahwa dua setengah bulan terakhir musim berjalan buruk bagi tim dan berharap pengalaman ini menjadi bahan evaluasi.

"Saya pikir hal terbaik hari ini adalah musim telah berakhir karena dua setengah bulan terakhir tim tidak bermain bagus. Kami tidak bermain bagus dalam dua setengah bulan terakhir ini, semoga ini bisa membantu dan bermanfaat untuk meningkatkan performa di masa depan," katanya.

Suara kapten dan suasana tim

Kepada suporter, bek sekaligus kapten Javlon Guseynov juga menyampaikan permintaan maaf mewakili seluruh pemain. Ia mengakui kekecewaan mendalam dari staf dan pemain atas hasil akhir musim ini.

"Saya sebagai wakil dari tim, mau meminta maaf kepada suporter dan semua orang," ujar Javlon.

"Kita kecewa, sangat kecewa. Seperti yang pelatih katakan, lebih baik musim berakhir saat ini karena dua bulan terakhir itu berat untuk kita," tambahnya.

Tutup musim dan prospek ke depan

Persita menutup musim kelima mereka di kasta tertinggi dengan menempati posisi ke-10 dan mengumpulkan 45 poin. Posisi ini menandai akhir musim dengan hasil yang mengecewakan setelah sempat menunjukkan performa menjanjikan di pertengahan kompetisi.

Manajemen dan pelatih kemungkinan akan menggunakan waktu off-season untuk mengevaluasi dan merancang perbaikan agar tim kembali kompetitif di musim berikutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait