Olahraga

Persebaya Vs Arema Memanas: Tavares Soroti Waktu Istirahat

Bagikan:
Bernardo Tavares memberi komentar jelang semifinal Persebaya vs Arema

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memperingatkan menghadapi Arema FC di semifinal Piala Presiden 2026 bakal berat, karena kekuatan skuad lawan dan perbedaan waktu istirahat yang dianggap menguntungkan Singo Edan. Pertandingan digelar setelah fase grup, dan Tavares mengatakan timnya harus bersiap menghadapi tantangan taktis dan fisik.

Analisis lawan dan persiapan Tavares

Tavares menyatakan sudah menonton beberapa pertandingan Arema saat fase Grup A dan terus menganalisis calon lawan menjelang laga semifinal. Ia menilai Arema memiliki komposisi pemain yang merata sehingga persaingan internal membuat performa tim meningkat.

Sudah melihat beberapa pertandingan Arema, tetapi saya akan menganalisis Arema lagi. Saya pikir Arema memiliki tim yang bagus dan pemain-pemain yang bagus

Pelatih asal Portugal itu menegaskan analisis akan berlanjut hingga hari pertandingan. Fokusnya pada bagaimana menahan rotasi dan kekuatan tiap lini Arema.

Kedalaman skuad Arema

Tavares menilai kedalaman skuad merupakan kekuatan utama Arema musim ini. Menurutnya, banyaknya pemain berkualitas memungkinkan rotasi tanpa menurunkan standar permainan.

Mereka memiliki persaingan yang bagus di setiap posisi. Satu atau dua pemain yang bisa membuat posisi tersebut menjadi sangat baik

Selain itu, keputusan Arema mempertahankan mayoritas pemain musim lalu dan menambah beberapa rekrutan baru dinilai memperkuat stabilitas tim. Kondisi ini dianggap memberi fleksibilitas taktis bagi pelatih Arema.

Kekhawatiran soal waktu istirahat

Sorotan utama Tavares adalah selisih waktu istirahat antara kedua tim. Ia mengatakan Arema memiliki waktu recovery sekitar satu setengah hari lebih banyak dibanding Persebaya.

Arema memiliki waktu satu setengah hari lebih banyak daripada kami untuk mempersiapkan pertandingan dan melakukan pemulihan

Tavares menyebut situasi itu tidak adil. Persebaya masih harus melakukan perjalanan menjelang semifinal, sehingga kesempatan pemulihan pemain terbatas.

Menurut saya ini sangat tidak adil. Kami harus melakukan perjalanan ke tempat lain karena tim lain, seperti Arema, memiliki waktu satu setengah hari lebih banyak dibandingkan kami

Proyeksi pertandingan

Derby Jawa Timur antara Persebaya dan Arema diprediksi berlangsung sengit. Selain memperebutkan tiket final Piala Presiden 2026, rivalitas panjang kedua klub menambah intensitas laga.

Persebaya harus menyiapkan strategi untuk menahan kedalaman skuad Arema dan mengelola kebugaran pemain. Sementara itu, Arema akan memanfaatkan kesempatan rotasi untuk menjaga performa sampai akhir turnamen.

Catatan: duel semifinal ini akan menjadi salah satu laga paling ditunggu di Piala Presiden 2026, dengan konsekuensi besar bagi kedua tim menjelang pertandingan puncak.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait