Chivu Puas Inter Imbang City di Hong Kong, Menang Adu Penalti
Pelatih Inter, Cristian Chivu, menyatakan puas setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Manchester City di Hong Kong pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dan memenangkan laga pramusim lewat adu penalti. Fokus utama tim selama perjalanan ini adalah menghindari cedera dan menjaga kebugaran pemain menjelang laga kompetitif.
Hasil pertandingan dan fokus kebugaran
Inter mengakhiri laga melawan City dengan skor 1-1 sebelum memenangi sesi adu penalti. Meski hasil akhir penting untuk moral, Chivu menegaskan bahwa tujuan utama adalah memastikan semua pemain dalam kondisi sehat setelah pertandingan persahabatan.
"Saya senang tidak ada yang cedera, karena dalam pertandingan persahabatan. Ini adalah salah satu hal yang paling penting,"
Pujian untuk kontribusi pemain muda
Chivu memuji penampilan para pemain, terutama kontribusi dari pemain muda seperti Mosconi dan Lavelli. Menurutnya, kedua pemain menunjukkan ketenangan saat mengeksekusi penalti—indikator penting bahwa mereka mampu menangani tekanan di level tinggi.
"Para pemain muda bisa dan harus berkembang, mereka mulai merasakan sepak bola di level tertinggi, namun harus selalu percaya bahwa mereka bisa berkembang,"
Namun Chivu juga mengingatkan bahwa pengalaman masih menjadi faktor pembeda. Ia menyebut perlunya kesabaran dalam proses adaptasi ketika intensitas pertandingan meningkat.
"Kami perlu bersabar karena dalam situasi tertentu. Anda masih bisa melihat kurangnya pengalaman mereka saat bermain dengan intensitas seperti ini,"
Jadwal tur Australia dan persiapan selanjutnya
Setelah laga di Hong Kong, Inter akan melanjutkan tur ke Australia. Tim dijadwalkan menghadapi AC Milan di Perth pada 5 Agustus dan melawan Juventus pada 8 Agustus. Chivu menekankan pentingnya sesi latihan yang berkualitas untuk terus meningkatkan kebugaran menjelang dua laga tersebut.
"Kami ingin memiliki sesi latihan yang bagus dan terus meningkatkan kebugaran di pertandingan berikutnya,"
Ia kembali menegaskan bahwa tujuan utama dalam tur ini adalah tetap bugar dan sehat serta menghindari cedera, terutama mengingat jadwal perjalanan yang padat pada bulan Agustus.
Implikasi dan prospek
Pertandingan melawan Manchester City menjadi ujian penting bagi Inter di fase pemanasan ini. Kemenangan lewat penalti memberi kepercayaan diri, sementara fokus pada pemulihan dan kebugaran menandakan pendekatan pragmatis untuk pramusim. Tim kini bersiap menghadapi dua ujian besar di Australia melawan rival-rival domestik yang juga sedang mengasah kekuatan sebelum kompetisi resmi bergulir.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Aldila Sutjiadi & Erin Routliffe Juara Ganda DC Open 2026
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe juara ganda DC Open 2026 setelah kalahkan Klepac/Ninomiya 6-4, 6-1 di Was...
Pegula Tantang Gelar Kedua di DC Open Usai Taklukkan Shnaider
Jessica Pegula ke final Mubadala DC Open 2026 usai mengalahkan Diana Shnaider 7-5, 6-4 dan memburu gelar ked...
Ronaldo Cetak 100+ Gol untuk Al Nassr dan Pecahkan Rekor
Cristiano Ronaldo telah mencetak 101 gol untuk Al Nassr dan tercatat sebagai pemain pertama yang raih 100+ g...
Kompany Tekankan Kebugaran dan Ritme di Pramusim Bayern
Vincent Kompany menegaskan fokus pramusim Bayern adalah membangun kebugaran dan ritme permainan untuk menyon...
Gustavo Henrique Cedera, Arema Hadapi Tekanan di Semifinal
Gustavo Henrique absen karena cedera otot paha depan kiri; Arema FC menghadapi semifinal Piala Presiden 2026...
Mancini Janji Pulihkan Kejayaan Timnas Italia
Roberto Mancini berjanji membenahi timnas Italia dan mengembalikan Azzurri berbahaya, didampingi Claudio Ran...