Tia Ayu Ajak Warga Medan Marelan Amalkan Pancasila dalam Sehari-hari
Medan — Anggota DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, menggelar kegiatan penyebarluasan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di Kecamatan Medan Marelan pada Sabtu, 26 September, pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini diadakan di Jalan Jala 20 Marelan Pasar 2 Timur, Kelurahan Rengas Pulau, dan dihadiri sekitar 250 warga.
Tujuan dan inti pesan
Tia menegaskan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebutkan bahwa persatuan, toleransi, gotong royong, dan penghargaan terhadap keberagaman harus terus dijaga di tengah tantangan sosial saat ini.
Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, bergotong royong, hingga ikut menjaga lingkungan dan keamanan di sekitar kita
Sebagai anggota Komisi II DPRD Medan dan Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sumut, Tia juga mengingatkan peran aktif masyarakat, terutama generasi muda, dalam menahan diri dari informasi yang belum terverifikasi. Ia menyoroti peran media sosial yang membuat arus informasi cepat dan rawan provokasi.
Pelaksanaan kegiatan
Kegiatan berlangsung interaktif. Selain penyampaian materi tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan, panitia memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan pandangan dan masalah yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Diskusi berjalan hangat dan diwarnai tanya jawab langsung.
Penekanan pada kerukunan dan tanggung jawab bersama
Tia menekankan bahwa perbedaan pandangan dan latar belakang adalah bagian dari kehidupan berbangsa. Oleh karena itu, semangat persatuan harus menjadi landasan dalam upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Semoga dari kegiatan ini kita semakin memahami bahwa menjaga Pancasila dan persatuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga negara
Harapan dan tindak lanjut
Tia berharap materi yang disampaikan tidak berhenti sebagai retorika. Ia mengajak warga mulai mengimplementasikan nilai Pancasila dari lingkungan terkecil, seperti keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Dengan begitu, pengamalan Pancasila menjadi nyata dan berdampak langsung pada kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini dianggap sebagai langkah pembinaan wawasan kebangsaan yang berfokus pada praktik sehari-hari, bukan sekadar pemahaman teoritis. Para peserta pulang membawa pesan konkret untuk memperkuat toleransi dan gotong royong di tingkat lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamendikdasmen Tinjau PJJ di SMAN 3 Medan, Cegah Putus Sekolah
Wamendikdasmen Dr. Fajar Riza Ul Haq meninjau PJJ di SMAN 3 Medan pada 28 September untuk memastikan akses p...
DLH Pematangsiantar Minta Perusahaan Lengkapi Perizinan Lingkungan
DLH Pematangsiantar meminta perusahaan melengkapi perizinan lingkungan sebagai bentuk investasi jangka panja...
Kapolres Simalungun Tegaskan Disiplin dan Kesiapsiagaan Personel
Kapolres Simalungun pimpin apel pagi 28 Sept, menekankan disiplin, pengawasan, kesiapsiagaan bencana, dan re...
Sosialisasi P4GN: Remaja Sehat di SMA Eria Medan
Kesbangpol Medan menggelar sosialisasi P4GN di SMA Eria Medan pada 28/9, melibatkan BNN dan Polrestabes untu...
Pematokan Pondasi Monumen Toga Gultom Dimulai di Samosir
Pematokan pondasi Monumen Toga Gultom dimulai di Desa Huta Hotang, Samosir; proyek didukung Pemkab dan ditar...
BKMT Aceh Besar Ikuti Milad ke-45 BKMT di Jakarta
BKMT Aceh Besar hadir di Milad ke-45 BKMT di Jakarta; pelantikan pengurus 2026–2031 dan parade kontingen dig...