UPTD KPH Aceh Salurkan 3.000 Bibit Mangga dan Durian Gratis
BANDA ACEH — Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Wilayah I Aceh pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh menyalurkan bibit pohon produktif secara gratis kepada warga Banda Aceh dan Aceh Besar pada Senin, 27 Juli 2026. Program digelar di halaman Kantor UPTD KPH Wilayah I Aceh, Gampong Lampoh Daya, Kecamatan Jaya Baru.
Penyaluran dan tujuan program
Penyaluran bibit ini bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga lingkungan, dan mendukung ketahanan pangan. Kegiatan diserahkan secara simbolis oleh Kepala UPTD KPH Wilayah I Aceh, Kamaruzzaman S.Hut MP, didampingi jajaran teknis.
Program ini bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat, melestarikan lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan pangan. Pemerintah Aceh berkomitmen mendorong masyarakat memanfaatkan lahan dengan menanam pohon produktif seperti durian, mangga, alpukat, dan tanaman bernilai ekonomi lainnya sehingga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
Jumlah dan jenis bibit
UPTD KPH Wilayah I Aceh menyalurkan 3.000 bibit pohon produktif pada kegiatan kali ini. Rinciannya adalah 2.000 batang bibit mangga dan 1.000 batang bibit durian.
| Jenis Bibit | Jumlah |
|---|---|
| Mangga | 2.000 |
| Durian | 1.000 |
| Total | 3.000 |
Pembagian per penerima dan panduan perawatan
Pada penyerahan simbolis, setiap penerima memperoleh tiga batang bibit mangga dan dua batang bibit durian. Kepala Seksi Pembinaan Teknis dan Perlindungan Hutan UPTD KPH Wilayah I Aceh, Muttaqin SH M.Si, menjelaskan kondisi bibit dan perawatan awal yang dibutuhkan.
Bibit yang kami salurkan sudah siap tanam sehingga penerima dapat langsung menanamnya di lahan masing-masing. Namun, pada tahap awal diperlukan perawatan yang intensif, seperti penyiraman dan pemupukan, agar pertumbuhan tanaman berjalan optimal.
Dampak lingkungan dan ekonomi
Selain potensi pendapatan baru, penanaman pohon produktif diharapkan meningkatkan tutupan hijau, merehabilitasi lahan kosong atau kritis, serta membantu mengurangi risiko erosi dan banjir di sekitar permukiman. Program ini juga mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.
Pelaksana dan tindak lanjut
Penyerahan bibit melibatkan Kepala UPTD KPH Wilayah I Aceh dan sejumlah kepala seksi teknis serta staf UPTD. Pihak penyelenggara mengimbau penerima untuk rutin merawat bibit dan melaporkan perkembangan tanaman agar dukungan teknis dapat diberikan sesuai kebutuhan.
Ke depan, program serupa direncanakan dilanjutkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan menambah variasi tanaman bernilai ekonomi. Langkah ini diharapkan memperkuat sinergi antara konservasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...
Korban Tenggelam di Nagan Raya Ditemukan Meninggal
Jenazah Hamdani (42) ditemukan Minggu 20/9 sekitar 11.45 WIB, 100 meter dari lokasi hilang di Desa Agoi Kari...
Bendungan Lau Simeme Dimulai, DPRD Minta Perencanaan Pengendalian Banjir
DPRD Medan menyambut pengisian awal Bendungan Lau Simeme dan mendorong Pemko Medan susun perencanaan pengend...
Aceh Timur Tekuk Lhokseumawe 3-1 di GSI Provinsi Aceh
Aceh Timur menang 3-1 atas Lhokseumawe di GSI Provinsi Aceh, Sabtu (19/9), dengan dua gol dari Muhammad Alfa...