Polsek Dolok Masihul Amankan 4 Botol Miras Ilegal Jelang HUT RI
Dolok Masihul — Polsek Dolok Masihul mengamankan sejumlah minuman keras tanpa izin edar dari sebuah warung tuak di Dusun I, Desa Aras Panjang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Minggu (19/7) sekitar pukul 00.10 WIB. Penertiban bagian dari upaya menekan penyakit masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81.
Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V. Kaban bersama Kanit Reskrim Ipda Ismail dan personel Unit Reskrim Polsek. Tim menyita barang bukti dan mengamankan pemilik warung untuk pemeriksaan administrasi.
Penertiban dan barang bukti
Petugas menemukan empat botol minuman keras golongan B, yakni dua botol Anggur Merah dan dua botol Kamput, yang dijual tanpa dokumen izin edar. Barang bukti disita dari etalase warung tuak sebagai bagian dari upaya penertiban peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polsek.
Pemilik dan hasil pemeriksaan
Barang bukti tersebut diketahui milik seorang pedagang berinisial P alias Aceng (43), warga Dusun I, Desa Kerapuh. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki izin resmi untuk menjual minuman keras.
"Benar, personel Polsek Dolok Masihul telah mengamankan sejumlah barang bukti minuman keras ilegal dari lokasi warung tuak di Desa Aras Panjang. Pemilik warung terbukti tidak memiliki izin edar atas miras yang dijualnya. Dari lokasi, petugas mengamankan empat botol miras sebagai barang bukti,"
Penanganan terhadap pemilik tidak diarahkan ke proses pidana. Menurut keterangan kepolisian, tindakan yang diambil lebih menekankan pada pembinaan dan pendekatan persuasif.
Tindakan lanjutan dan pembinaan
Pemilik warung dinilai kooperatif, didata, dan diminta menandatangani surat pernyataan untuk menghentikan penjualan minuman keras di warungnya. Langkah ini bertujuan mencegah terulangnya peredaran miras ilegal tanpa harus menempuh jalur pidana, sambil tetap memberi efek jera melalui pengawasan administrasi.
Langkah penertiban ini sejalan dengan komitmen Polres Sergai untuk menekan angka premanisme, perjudian, dan peredaran miras ilegal, khususnya menjelang momen-momen nasional yang berpotensi meningkatkan gangguan ketertiban umum.
Ke depan, kepolisian menyatakan akan meningkatkan patroli dan operasi penertiban di wilayah rawan peredaran miras ilegal untuk menjaga keamanan masyarakat menjelang dan saat perayaan Hari Kemerdekaan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Maulid Akbar Kuta Malaka: Santuni 70 Yatim, 2.000 Jamaah
Maulid Akbar di Masjid Samahani, Kuta Malaka, 8 November, memberi santunan kepada 70 anak yatim dan diperkir...
Wakil Ketua DPRD Kritik Camat-Lurah Absen di Sosper Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen kecewa Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel absen saat Sosper (...
Polres Sibolga Catat 502 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Toba 2026
Polres Sibolga menertibkan 502 pelanggar dalam Operasi Patuh Toba 2026, dengan 500 teguran dan dua tilang ma...
Warga Tolak Penggabungan SD Negeri 101832 di Pancurbatu
Komite dan orang tua SDN 101832 Pancurbatu menolak penggabungan ke SDN 106820; minta keputusan Dinas Pendidi...
Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Tegal Sari III: Drainase & Keamanan
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong dan Sapa Warga di Tegal Sari III untuk menindaklanjuti kelu...
RSUP H. Adam Malik Rayakan HKN ke-62: Indonesia Bergerak
RSUP H. Adam Malik menggelar rangkaian HKN ke-62 sepanjang November 2026, termasuk program Indonesia Bergera...