Nasional

Kemdiktisaintek Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi Indonesia-Kanada

Bagikan:
Pertemuan Kemdiktisaintek dan perwakilan Indonesia membahas kerja sama pendidikan tinggi dengan Kanada

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dengan Kanada untuk pengembangan talenta, mobilitas akademik, dan kolaborasi riset. Rencana ini dibahas dalam pertemuan antara kementerian dan perwakilan Indonesia di Kanada pada 2 Juli 2026.

Perkembangan kerja sama dan cakupan

Kemdiktisaintek mencatat hubungan akademik Indonesia-Kanada terus meluas. Hingga September 2025 tercatat 108 perjanjian kerja sama aktif yang mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, program akademik bersama, dan seminar ilmiah.

Perluasan kemitraan ini bertujuan mempermudah mobilitas mahasiswa dan dosen, mempercepat transfer pengetahuan, serta membuka akses riset bersama antara kedua negara.

Kanada sebagai tujuan Program Sekolah Garuda

Menteri Brian Yuliarto menegaskan Kanada menjadi salah satu tujuan Program Sekolah Garuda. Ia mengharapkan dukungan perguruan tinggi Kanada untuk mempermudah proses penerimaan hingga mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan lancar.

Kami berharap perguruan tinggi di Kanada dapat mendukung Indonesia melalui proses penerimaan mahasiswa hingga mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan

Peran Kedutaan dan peluang di tingkat provinsi

Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyatakan sistem pendidikan tinggi Kanada yang dikelola pemerintah provinsi membuka peluang kerja sama yang beragam. Kedutaan di Ottawa aktif memfasilitasi inisiatif untuk mempererat hubungan antar perguruan tinggi.

Kami akan terus mendorong agar kerja sama kedua pihak dapat menghasilkan langkah-langkah yang konkret

Beasiswa dan dukungan pembekalan

Pembahasan juga meliputi penyelenggaraan Beasiswa Indonesia Maju dan Beasiswa Garuda bagi mahasiswa Indonesia di Kanada. Koordinasi diarahkan untuk memperkuat persiapan sebelum keberangkatan dan pendampingan selama studi.

  • Pembekalan pra-keberangkatan: kesiapan akademik dan orientasi budaya.
  • Pendampingan selama studi: monitoring akademik dan layanan konsuler.
  • Peningkatan dukungan beasiswa: dari pemerintah dan perguruan tinggi Kanada.

Implikasi dan langkah ke depan

Upaya ini diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa Indonesia dan mendorong kolaborasi riset yang lebih produktif. Koordinasi lintas instansi akan difokuskan pada implementasi perjanjian, peningkatan mobilitas, dan penguatan program beasiswa sebagai bentuk akselerasi hubungan akademik kedua negara.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait