Lokal

Polsek Siantar Selatan Dampingi Penjualan 750 kg Jagung ke Bulog

Bagikan:
Polisi mendampingi penjualan jagung petani ke gudang Bulog di Siantar

Siantar, 16/9 — Polsek Siantar Selatan mendampingi penjualan jagung petani binaan ke Bulog Cabang Pematangsiantar, Rabu (16/9) sore di gudang Bulog Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.

Pendampingan langsung oleh personel kepolisian

Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Suhaira Marbun, menugaskan Kanit Binmas Aiptu P. Manurung dan Bhabinkamtibmas Aiptu Untung JF Nainggolan untuk mendampingi proses penjualan.

Pendampingan dilakukan sejak pengantaran hingga serah terima barang di gudang Bulog. Kegiatan itu bertujuan memberi rasa aman sekaligus memastikan proses penjualan berjalan tertib.

Detail penjualan dan kualitas bahan

Petani binaan yang menjual adalah Ramlan Panggabean. Ia menjual hasil panennya sebanyak 750 kilogram jagung.

Nama Petani Jumlah (kg) Kadar Air Rata-rata Harga per kg (Rp)
Ramlan Panggabean 750 13,1% 6.400

Tujuan pendampingan dan kondisi keamanan

Menurut Kapolsek, pendampingan ini bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Selain itu, kegiatan mempererat koordinasi antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat.

Polisi juga menyebut tujuan lainnya adalah mencegah tindak pidana yang mungkin muncul saat transaksi dan meningkatkan kehadiran Polri di tengah warga.

"Selama kegiatan penjualan hasil panen jagung petani binaan itu berjalan lancar, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) aman dan terkendali,"

Implikasi bagi petani dan upaya berkelanjutan

Pendampingan semacam ini memberi kepastian bagi petani bahwa hasil panen mereka dapat tersalurkan ke lembaga penyalur resmi dengan aman. Kehadiran aparat memudahkan proses administrasi dan transaksi di lapangan.

Ke depan, kegiatan pendampingan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung stabilitas pasokan jagung lokal dan menjaga kepercayaan petani kepada pembeli resmi.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait