Polsek Siantar Marihat Dampingi Penjualan Jagung ke Bulog Pematangsiantar
Siantar Marihat — Polsek Siantar Marihat mendampingi petani binaan dalam penjualan hasil panen jagung ke Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar pada Senin (27/7) sore. Kegiatan ini berlangsung di Jl. Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba dan dipimpin Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra.
Rincian penjualan
Petani binaan menyerahkan jagung panen langsung ke gudang Bulog. Total pengiriman tercatat sebanyak 1.183 kilogram dengan kadar air 18,06 persen. Harga yang disepakati untuk transaksi tersebut adalah Rp5.500 per kg.
| Item | Jumlah |
|---|---|
| Berat jagung | 1.183 kg |
| Kadar air | 18,06% |
| Harga jual | Rp5.500/kg |
Peran Polsek dalam pendampingan
Menurut Kapolsek AKP David Eka Putra, personel Bhabinkamtibmas ditugaskan untuk mendampingi proses penjualan. Pendampingan bertujuan memastikan transaksi berjalan lancar dan petani mendapatkan haknya secara transparan.
Kehadiran petugas juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman saat transaksi dan mengurangi potensi gangguan. Kegiatan ini menjadi wujud layanan Polri di tingkat lokal.
Hubungan dengan program ketahanan pangan
Kapolsek menjelaskan bahwa pendampingan sejalan dengan dukungan institusi terhadap program ketahanan pangan (Ketapang), khususnya untuk komoditas jagung. Kegiatan serupa diharapkan memperkuat akses petani ke pasar resmi seperti Bulog.
Selain menjaga keamanan, pendampingan membantu proses administratif dan validasi kualitas komoditas yang dijual ke lembaga penyangga pangan.
Prospek dan implikasi
Langkah pendampingan ini dapat mendorong kepercayaan petani untuk menjual hasil panen melalui saluran formal. Dengan demikian, distribusi stok pangan lokal dapat lebih terencana dan mendukung stabilitas harga di tingkat daerah.
Ke depan, kolaborasi antara aparat keamanan, petani, dan Bulog berpotensi diperluas untuk meningkatkan efektivitas program ketahanan pangan di wilayah Pematangsiantar dan sekitarnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Warga Minta Jalan Kapten Muchtar Basri Kembali Dua Arah
Warga Glugur Darat II minta Jalan Kapten Muchtar Basri dikembalikan dua arah karena kebijakan satu arah meng...
USU Terapkan Teknologi Olah Limbah Ubi Kayu dan Urin Jadi Pakan
Tim USU bantu Kelompok Ternak KAPEDO olah limbah ubi kayu dan urin jadi silase dan POC lewat teknologi tepat...
Banggar Soroti SILPA Rp45,3M dan Penyertaan Modal Rp100M ke Tirta Deli
Banggar DPRD Deliserdang menunda rapat setelah menemukan SILPA Rp45,3 miliar dan rencana penyertaan modal Rp...
Revitalisasi Mangrove di Batubara Perkuat Pantai Sejarah
Revitalisasi mangrove di Pantai Sejarah Perupuk, Batubara, menanam puluhan ribu bibit untuk cegah abrasi, se...
Izin Tambang Galian C di Batang Toru Belum Jelas, DLHK Sumut Buka Suara
DLHK Sumut menyatakan belum mencatat izin tambang galian C di Batang Toru; Pemkab Tapanuli Selatan diminta m...
Agincourt Salurkan Rp5,29 Miliar Beasiswa Martabe untuk 341 Pelajar
Agincourt alokasikan Rp5,29 miliar untuk Beasiswa Martabe Prestasi 2026 bagi 341 pelajar dan mahasiswa Tapan...