Basarnas Lanjutkan Pencarian KMP Virgo, 129 Penumpang Belum Ditemukan
Basarnas masih melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan setelah KMP Virgo Transport 8 melaporkan keadaan darurat dalam rute Surabaya–Banjarmasin pada 13 September 2026. Informasi kedaruratan diterima pukul 04.10 WIB, dan hingga pembaruan terakhir 108 penumpang diselamatkan, 6 meninggal, sementara 129 penumpang masih dalam pencarian.
Kronologi dan respons SAR
Kantor SAR menerima laporan kedaruratan dari GM Virgo yang kemudian dikonfirmasi ke kapten kapal. Basarnas segera mengaktifkan Basarnas Common Center dan memerintahkan unsur alut laut dari Kantor SAR Banjarmasin untuk bergerak.
Kapal KN Laksmana dikerahkan sebagai unsur utama pencarian laut. Komunikasi awal antara pihak SAR dan kapten kapal berlangsung, tetapi sambungan terputus ketika operator meminta informasi tambahan.
"Kami menerima laporan pukul 04.10 WIB dari GM Virgo, lalu kantor SAR langsung menginfokan ke Basarnas Common Center. Setelah itu, kami memerintahkan alut laut yang dimiliki oleh kantor SAR Banjarmasin untuk segera melaksanakan operasi pencarian yang dilakukan oleh KN Laksmana,"
Kondisi lapangan: cuaca dan kendala teknis
Operasi di lapangan menghadapi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menyulitkan proses evakuasi. Salah satu kapal bantuan, KN Permadi, yang berangkat dari Surabaya terpaksa kembali akibat kondisi laut yang memburuk.
Basarnas menegaskan seluruh unsur SAR tetap menjalankan prosedur sesuai standar operasional untuk menjaga keselamatan tim penyelamat dan korban. Laporan nahkoda juga menyebut kapal mengalami kemiringan karena hantaman ombak dari lambung kanan.
"KN maupun alut laut yang melaksanakan operasi pencarian tetap melaksanakan sesuai dengan SOP. Kemudian terkait yang disampaikan oleh nahkoda kapal Virgo tersebut, kemiringan kapal diakibatkan oleh hantaman ombak dari lambung kanan,"
Data korban dan upaya penanganan
Sampai pembaruan terakhir, Basarnas mencatat 108 orang dievakuasi selamat, 6 orang meninggal dunia, dan 129 orang masih dicari. Tim SAR darat dan laut terus melakukan penyisiran area perairan terkait.
Posko terpadu di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin berfungsi sebagai pusat koordinasi evakuasi, penanganan korban, dan alur informasi bagi keluarga penumpang.
Instruksi kementerian dan koordinasi lanjutan
Menteri Perhubungan menginstruksikan percepatan evakuasi dan penanganan korban sebagai prioritas. Instruksi itu mencakup penguatan koordinasi antarinstansi untuk mendukung operasi pencarian, evakuasi, serta penanganan di pelabuhan.
"Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8. Adapun bagi penumpang yang telah berhasil ditemukan, kami akan segera berikan pertolongan semaksimal mungkin,"
Basarnas, Kementerian Perhubungan, dan unsur terkait menyatakan akan meneruskan operasi hingga seluruh korban ditemukan dan kondisi dinyatakan aman. Perkembangan selanjutnya akan diinformasikan melalui posko terpadu dan kanal resmi instansi terkait.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menteri PPPA Perkuat Ekosistem Perlindungan Anak di Semarang
Arifah Fauzi mendorong kolaborasi lintas sektoral untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak di Kabupa...
Pratikno Dorong Gerakan Wujudkan Indonesia Bebas Timbal
Menko PMK Pratikno mendorong gerakan bersama dan edukasi melalui RAN untuk mewujudkan Indonesia bebas papara...
Tiga jaket pelampung dan terpal ditemukan, pencarian wartawan masih nihil
Tim SAR menemukan terpal dan tiga jaket pelampung di sekitar Gunung Anak Krakatau, namun pencarian delapan o...
Menteri PPPA Dorong Integrasi Perlindungan Anak di Semarang
Menteri PPPA Arifah Fauzi mendorong integrasi layanan perlindungan anak di Semarang agar respons atas tantan...
Hari Kunjung Perpustakaan: Sejarah, Tujuan, dan Cara Merayakan
Hari Kunjung Perpustakaan setiap 14 September mendorong pemanfaatan perpustakaan, memperkuat budaya membaca,...
BMKG: Potensi Hujan Lebat dan Gangguan Jarak Pandang 14 Sep
BMKG ingatkan potensi hujan sedang hingga lebat dan gangguan jarak pandang di beberapa wilayah pada 14 Septe...