Kemenhut Kembangkan Penangkaran Rusa di Dramaga untuk Konservasi
Kementerian Kehutanan mengembangkan penangkaran rusa di Hutan Penelitian Dramaga, Bogor sebagai upaya pelestarian satwa liar dilindungi dan penyediaan bibit indukan berkualitas. Pengumuman ini disampaikan pada Senin, 29 Juni 2026. Fasilitas dibangun untuk mendukung program konservasi ex-situ sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan.
Tujuan dan fungsi penangkaran
Penangkaran rusa dirancang untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perlindungan satwa. Selain itu, fasilitas juga dipersiapkan sebagai tempat pembibitan indukan berkualitas yang dapat menunjang pengembangan penangkaran lainnya.
Secara ringkas, fungsi utama penangkaran meliputi:
- Konservasi satwa dilindungi secara terkontrol
- Penyediaan bibit indukan untuk program pembiakan
- Penguatan program konservasi ex-situ
Edukasi dan ekowisata
Selain fungsi perlindungan, penangkaran dikembangkan sebagai sarana ekowisata edukatif. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman pengunjung tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati dan peran hutan dalam ekosistem.
Dokter hewan penanggung jawab Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan (PPHB) menjelaskan tujuan ini secara langsung.
Tujuan utama penangkaran rusa ini adalah melestarikan satwa liar dilindungi. Selain itu juga untuk mengembangkan penangkar-penangkar rusa sebagai tempat penyediaan bibit indukan yang berkualitas.
- Robby Wienanto, Dokter Hewan Penanggung Jawab PPHB
Pesan bagi publik dan pengelolaan
Pihak pengelola menilai edukasi publik menjadi semakin penting di tengah rendahnya kesadaran konservasi lingkungan. Kehadiran penangkaran diharapkan mendorong kepedulian masyarakat terhadap perlindungan tumbuhan dan satwa liar.
Dalam pernyataannya, Robby menekankan harapan agar kunjungan ke penangkaran meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kawasan konservasi yang saat ini menghadapi tekanan dan degradasi.
Penangkaran di Hutan Penelitian Dramaga kini menjadi salah satu fasilitas yang memadukan fungsi konservasi, pembibitan satwa, dan edukasi lingkungan untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polri Gelar Doa Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Polri menggelar doa lintas agama di Jakarta menjelang Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema 'Polri untuk Masyar...
Tokoh Agama Apresiasi Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tokoh agama memuji doa bersama lintas agama jelang Hari Bhayangkara ke-80 sebagai wujud toleransi dan sinerg...
1.464 Kasus TBC di Lapas, Komisi IX Minta Perbaikan Layanan Kesehatan
Komisi IX mendorong perbaikan layanan kesehatan di lapas dan rutan setelah ditemukan 1.464 kasus TBC; desaka...
DPR Soroti 60 Ribu Calon Mahasiswa yang Tak Daftar Ulang Pasca Lolos PTN
DPR soroti 60 ribu calon mahasiswa yang tak daftar ulang setelah lolos PTN; Panja SPMB temukan tiga penyebab...
Polri Beri Santunan 100 Anak Yatim Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Polri memberi santunan kepada 100 anak yatim perwakilan lintas agama pada 30 Juni 2026 sebagai bagian rangka...
DPR Dorong Pencegahan Dini untuk Tangani Karhutla
Komisi IV DPR mendorong perubahan strategi karhutla ke pencegahan dini terintegrasi demi menghindari kebakar...