Rp21 Miliar untuk Pemugaran Zona Inti Pura Mangkunegaran
Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan Rp21 miliar pada 2026 untuk pemugaran zona inti Pura Mangkunegaran di Surakarta. Pengumuman disampaikan Pelaksana Tugas Dirjen Cipta Karya, Chandra R.P. Situmorang, pada 16 Juni 2026. Proyek bertujuan menjaga kelestarian cagar budaya tanpa mengubah bentuk asli bangunan.
Cakupan pemugaran
Pemugaran akan berlangsung di area seluas sekitar 22.000 meter persegi. Area yang akan dikerjakan meliputi beberapa bangunan utama dan fungsional dalam kompleks.
- Pendopo Ageng
- Pringgitan
- Dalem Ageng
- sejumlah bangunan fungsional di sekitar kompleks
Chandra menegaskan proyek tidak akan merombak kawasan secara signifikan karena statusnya sebagai cagar budaya.
Perlu digarisbawahi bahwa ini adalah bangunan heritage.
Fokus teknis dan perencanaan
Pemugaran difokuskan pada perbaikan arsitektural dan penguatan struktur bangunan. Pekerjaan meliputi perbaikan sebagian struktur atap, pengecekan plafon, serta optimalisasi performa struktur.
Perencanaan berlangsung sejak Maret 2026 dengan keterlibatan Tenaga Ahli Cagar Budaya (TACB). Koordinasi juga dilakukan bersama pengelola Pura Mangkunegaran untuk menjaga unsur budaya selama pengerjaan.
Kami sangat berhati-hati memetakan mana yang bisa disentuh dan mana yang tidak,
kata Chandra, menegaskan prinsip kehati-hatian dalam setiap tahap pekerjaan.
Jadwal dan proses pengadaan
Saat ini proyek masih pada tahap tender. Kementerian menargetkan penandatanganan kontrak dengan penyedia jasa pada pekan kedua Juli 2026.
Nilai anggaran yang disiapkan mencapai Rp21 miliar. Tahap awal akan memprioritaskan pekerjaan di Pendopo Ageng sesuai hasil asesmen teknis.
Dampak dan tujuan
Pemugaran diharapkan menjaga marwah Pura Mangkunegaran sebagai salah satu bangunan bersejarah penting di Surakarta. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk melestarikan warisan budaya bagi generasi mendatang.
Dengan pendekatan konservatif dan keterlibatan ahli cagar budaya, diharapkan keaslian unsur budaya dan keberlanjutan heritage dapat terjaga tanpa mengurangi nilai historis situs.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Dua Anak Muda Bali Juara Putra Putri Batik Nusantara 2026
Kadek Wijaya dan Putu Paramitha terpilih Grand Winner PPBN 2026 di Cibubur; diharapkan menguatkan peran gene...
Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 Dibuka, Pendaftaran 28 Sep–10 Okt
Pendaftaran Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 dibuka 28 Sep–10 Okt untuk siswa kelas V–VI SD/MI; 36 s...
Kemenkes: Deteksi H3N2 'Superflu' Lebih Rendah pada 2026
Kemenkes: meski influenza meningkat, deteksi H3N2 subclade K ('superflu') lebih rendah pada 2026 dibanding 2...
Merah Putih Bertanya: 750 Aktor Reenaksi Insiden Hotel Yamato
750 aktor menampilkan kembali insiden Hotel Yamato pada Sabtu, merekonstruksi penurunan dan pengoyakan bende...
Kementerian Kebudayaan Gelar Pentas KILA 2026 untuk Bangkitkan Lagu Anak
Kementerian Kebudayaan menggelar Pentas KILA 2026 di Jakarta untuk menghidupkan kembali lagu anak dan mengem...
Perpustakaan Danantara Resmi Dibuka di Museum Nasional
Perpustakaan Danantara resmi dibuka 25 September 2026 di Museum Nasional; koleksi langka bisa dibaca gratis...