45 Peserta Ikuti Pelatihan Klasifikasi Disabilitas Fisik Nasional
Sebanyak 45 peserta dari 17 provinsi mengikuti pelatihan klasifikasi olahraga disabilitas fisik nasional di Kota Solo. Kegiatan digelar untuk meningkatkan jumlah dan kompetensi klasifikator agar pencarian bibit atlet disabilitas menuju ajang internasional lebih efektif.
Waktu, penyelenggara, dan peserta
Kemenpora menyelenggarakan pelatihan yang dimulai Selasa, 19 Mei 2026, dan berlangsung hingga Jumat. National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) berkolaborasi mengelola materi teknis, khususnya untuk tenaga medis.
Seluruh peserta adalah tenaga kesehatan: fisioterapis atau dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik. Salah satu pemateri utama adalah Dr. dr. Retno Setianing.
Kenapa klasifikator penting
Dr. dr. Retno menekankan pentingnya klasifikator kompeten agar pembinaan atlet tidak sia-sia. Menurutnya, ada kasus atlet yang sudah dibina maksimal namun gagal memenuhi persyaratan klasifikasi saat diuji.
Selama ini saya menemui, terkadang ada atlet yang sudah dilatih, dibina dengan maksimal, tetapi ketika dibawa klasifikasi tidak memenuhi syarat, kan sayang sekali dengan proses pembinaan, dengan segala pembiayaannya
Retno menambahkan bahwa peningkatan jumlah tenaga ahli akan mempermudah pemeriksaan awal bagi penyandang disabilitas di daerah, sehingga calon atlet dapat diketahui kelayakannya lebih awal.
Kita memang harus memperbanyak classifier, terutama classifier (disabilitas) fisik, supaya nanti ketika ada penyandang disabilitas yang tertarik untuk berolahraga... calon-calon atlet ini memenuhi syarat
Praktik lapangan dan ujian akhir
Peserta menjalani praktik di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) di Delingan, Kabupaten Karanganyar. Mereka diwajibkan mengikuti ujian akhir untuk membuktikan kompetensi sebagai pengklasifikasi resmi di provinsi masing-masing.
Setelah proses tersebut, kegiatan ini juga ada ujiannya, karena ini proses yang tidak main-main, tanggung jawab di daerahnya. Mereka harus lolos terlebih dahulu bahwa mereka sudah pantas untuk menjadi seorang classifier
Rencana pelatihan lanjutan
Pelatihan tahap pertama fokus pada perwakilan dari wilayah Indonesia bagian barat, Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan tahap kedua direncanakan untuk daerah yang belum terlibat, kemungkinan pada kuartal ketiga tahun ini.
Kita berharap pada kuartal ketiga nanti pelatihan klasifikasi disabilitas fisik nasional bisa digelar untuk daerah yang sekarang belum ikut
Dampak untuk persiapan kontingen
Plt Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi Kemenpora, Leny Kurnia, menekankan kebutuhan banyak klasifikator untuk memperkuat kesiapan kontingen Indonesia di ajang internasional.
Teman-teman mengikuti pelatihan ini atas rekomendasi dari pengurus cabang. Jadi diharapkan para peserta juga bisa mengajarkan ke rekan-rekan di daerahnya yang belum bisa mengikuti pelatihan di sini
Sistem klasifikasi menjadi aspek krusial untuk memastikan kompetisi olahraga disabilitas berlangsung adil dan sesuai kategori. Penambahan klasifikator di daerah diharapkan mempercepat identifikasi dan pembinaan atlet berpotensi.
Berita Terkait
Harga Tiket KRL ke MetLife Naik 12x Saat Piala Dunia 2026
Harga tiket KRL ke MetLife Stadium melonjak dari $13 menjadi $150 pulang-pergi saat Piala Dunia 2026, naik s...
Borneo FC Kejar Asa Juara Meski Tertinggal
Borneo FC masih mengejar gelar BRI Super League 2025/26 setelah imbang 0-0 lawan Persijap, kini terpaut dua...
Adnan/Indah Amankan Tiket 16 Besar Malaysia Masters 2026
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menang 21-15, 21-13 dan lolos ke 16 besar Malaysia Masters 2026 di Kual...
Jalen Brunson Pimpin Kebangkitan Knicks di Gim 1 Final NBA
Jalen Brunson memimpin Knicks comeback dari ketertinggalan 22 poin untuk menaklukkan Cavaliers 115-104 lewat...
Arsenal Juara Premier League 2025/26, Pengamat: Pantas
Arsenal dipastikan juara Premier League 2025/26 setelah Man City imbang 1-1; pengamat Ronny Pangamenan menye...
Final Liga Eropa 2026: Freiburg vs Aston Villa di Tüpraş
Final Liga Eropa 2026 mempertemukan Freiburg dan Aston Villa di Tüpraş Stadyumu, 22 Mei 2026. Villa buru gel...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!