Rumah BUMN Sanggau Latih UMKM Pencatatan Keuangan Digital
Rumah BUMN Sanggau bekerja sama dengan PSDKU Politeknik Negeri Pontianak menggelar pelatihan pencatatan keuangan berbasis digital bagi UMKM binaan pada Rabu, 15 Juli 2026 di Rumah BUMN Sanggau. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan usaha, memudahkan pemantauan arus kas, dan membuka akses pembiayaan.
Kolaborasi dan tujuan pelatihan
Program ini merupakan kolaborasi langsung antara Rumah BUMN Sanggau dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Pontianak Kabupaten Sanggau. Pelatihan dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang masih belum melakukan pencatatan keuangan secara rutin.
"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena memberikan manfaat langsung kepada UMKM binaan Rumah BUMN Sanggau. Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan agar pelaku usaha mampu memahami pentingnya pencatatan keuangan sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan usahanya,"
Isi pelatihan dan metode
Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar pencatatan, pembuatan laporan keuangan sederhana, serta praktik penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital yang ramah pengguna. Peserta mengikuti sesi teori singkat diikuti praktik langsung mencatat transaksi harian.
Fasilitator memberikan studi kasus dan pendampingan langkah demi langkah sehingga peserta dapat langsung menerapkan sistem pencatatan pada usaha mereka.
Dampak bagi UMKM
Supervisor Rumah BUMN Sanggau, Supian Jeldi, mengatakan masih banyak pelaku UMKM yang belum menerapkan pencatatan keuangan dengan baik sehingga perkembangan usaha sulit terukur. Dengan metode yang diajarkan, pelaku usaha diharapkan memiliki gambaran jelas tentang pemasukan, pengeluaran, dan keuntungan.
"Dengan pencatatan keuangan yang baik, pelaku UMKM dapat mengetahui kondisi usahanya secara lebih jelas, mulai dari pemasukan, pengeluaran hingga keuntungan. Hal ini juga akan memudahkan mereka ketika ingin mengembangkan usaha maupun mengakses pembiayaan,"
- Mempermudah evaluasi kinerja usaha
- Mendukung akses permodalan dan pembiayaan
- Meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha
Harapan dan langkah selanjutnya
Supian berharap sinergi ini berlanjut melalui program pendampingan lanjutan dan pelatihan berkala. Ia menilai kolaborasi antara Rumah BUMN Sanggau dan PSDKU merupakan langkah strategis untuk mencetak UMKM yang mandiri dan berdaya saing di era ekonomi digital.
"Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut karena memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas UMKM. Semakin banyak pelaku usaha yang mampu mengelola keuangan dengan baik, maka semakin besar pula peluang mereka untuk berkembang, naik kelas, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi digital,"
Program ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha yang ingin mengadopsi teknologi sederhana untuk pengelolaan keuangan harian. Ke depan, pihak penyelenggara berencana menambah modul lanjutan dan monitoring hasil penerapan pencatatan digital oleh peserta.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Pentingnya Branding bagi Produk UMKM: Kunci Kenali & Bersaing
Branding menjadi kunci bagi UMKM untuk dikenal, membangun kepercayaan, dan meningkatkan daya saing melalui i...
Strategi UMKM: Menarik Pelanggan Tanpa Perang Diskon
UMKM dapat mempertahankan pelanggan tanpa perang diskon lewat kualitas produk, pelayanan, komunikasi, dan in...
Gubernur Ajak OPD Gandeng UMKM Tekan Inflasi Papua Pegunungan
Gubernur Papua Pegunungan mengajak OPD kolaborasi dengan UMKM untuk menekan inflasi 7,80% lewat Festival UMK...
Mahasiswa UM Metro Latih Branding Produk UMKM Desa Rejo Agung
Mahasiswa UM Metro memberi pelatihan branding bagi UMKM Desa Rejo Agung pada 15 Juli 2026 untuk tingkatkan d...
Sri Sultan Buka Inacraft 2026 di JEC, Pertama Kali di Luar Jakarta
Sri Sultan membuka Inacraft Festival 2026 di JEC—pertama kali di luar Jakarta—untuk memperluas akses pasar U...
Kalteng Dorong UMKM Jamu Urus Izin Edar BPOM
Pemprov Kalteng dorong UMKM jamu segera urus izin edar BPOM agar produk aman, bersertifikat, dan dapat menem...