Pelatihan AI Perkuat Digital Branding UMKM di Sanggau
Rumah BUMN Sanggau bersama PSDKU Politeknik Negeri Pontianak menggelar pelatihan digital branding berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk pelaku UMKM pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan diadakan untuk membantu UMKM memanfaatkan teknologi digital agar produk lokal lebih mudah dipasarkan dan lebih kompetitif.
Program dan tujuan
Pelatihan bertujuan memberi keterampilan praktis dalam pembuatan materi promosi dan strategi branding melalui alat berbasis AI. Kegiatan ini ditujukan bagi UMKM binaan yang masih mengandalkan metode promosi konvensional.
Supervisor Rumah BUMN Sanggau, Supian Jeldi, menilai inisiatif ini penting untuk meningkatkan nilai jual produk daerah dan menekan biaya promosi.
Materi dan metode pelatihan
Peserta menerima kombinasi teori dan praktik langsung. Selain pembahasan konsep, mereka mempraktikkan pembuatan desain visual, pembuatan konten pemasaran, serta strategi branding menggunakan tool AI.
Supian menjelaskan bahwa pelatihan menekankan efisiensi dan kreativitas agar UMKM bisa menghasilkan materi promosi yang menarik tanpa modal besar.
"Dengan memanfaatkan AI, mereka dapat membuat desain promosi, konten pemasaran, hingga strategi branding secara lebih mudah tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar,"
Manfaat praktis bagi UMKM
Pelatihan menawarkan sejumlah manfaat langsung bagi pelaku usaha. Antara lain, penghematan biaya produksi konten dan peningkatan kualitas materi promosi.
- Pembuatan desain promosi yang lebih cepat dan profesional.
- Pembuatan konten teks dan visual yang sesuai tren pemasaran digital.
- Penyusunan strategi branding yang terukur untuk pasar regional dan nasional.
Dampak dan harapan ke depan
Supian berharap kolaborasi ini berkelanjutan dan menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas UMKM di Sanggau. Ia menekankan bahwa penguasaan teknologi digital menjadi kunci agar produk unggulan daerah mampu bersaing.
"Harapan kami, pelaku UMKM tidak takut lagi memanfaatkan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence, sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha,"
Dengan adopsi AI yang lebih cepat, peluang produk lokal Sanggau dikenal lebih luas diperkirakan akan meningkat, sekaligus membuka akses ke pasar yang lebih besar.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...