PDI Perjuangan Mumbulsari Dominasi Perempuan dan Gen Z
JEMBER – Kepengurusan ranting PDI Perjuangan di Kecamatan Mumbulsari kini didominasi kader perempuan dan Generasi Z. Komposisi ini dibentuk pada rapat pleno musyawarah ranting, Senin (13/7/2026), dan diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2029.
Komposisi pengurus dan penyebaran
Susunan pengurus tampak merata di tujuh ranting yang tersebar di semua desa di Kecamatan Mumbulsari. Di Desa Mumbulsari, sekitar 90 persen jajaran pengurus berasal dari kalangan perempuan dan Generasi Z. Kondisi ini menjadi sorotan karena menandai pergeseran demografis dalam struktur partai di tingkat desa.
Ambisi dan harapan pengurus daerah
Ayu Fitriananda, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, menyebut komposisi baru itu sebagai modal organisasi. Ia mengatakan penguatan di tingkat ranting akan memperluas komunikasi politik kepada masyarakat dan memperkuat mesin partai di akar rumput.
"Dominasi pengurus perempuan dan Generasi Z di Mumbulsari seharusnya dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam membangun kekuatan organisasi,"
Ayu menambahkan kepengurusan baru juga diharapkan mampu membalikkan tren penurunan suara yang terjadi pada Pemilu 2024 di beberapa titik.
Pendekatan khusus untuk perempuan dan Gen Z
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, menekankan perlunya pendekatan berbeda untuk menjaga soliditas kader perempuan dan Generasi Z. Menurutnya, metode yang adaptif dan wadah pertemuan yang sesuai dapat memperkuat kaderisasi.
"Kalau perlu, buat pertemuan khusus bagi pengurus perempuan dan Generasi Z. Kita berdiskusi dan membangun kebersamaan di tempat-tempat yang mereka sukai,"
Candra menilai pendekatan tersebut akan meningkatkan kesiapan organisasi menghadapi Pemilu 2029.
Dampak awal dan target suara
Optimisme pengurus didukung capaian di beberapa desa. Contohnya, Desa Tamansari mencatat peningkatan suara PDI Perjuangan dari 341 suara pada Pemilu 2019 menjadi 1.557 suara pada Pemilu 2024. Pencapaian ini dijadikan tolok ukur keberhasilan strategi yang memaksimalkan peran kader lokal.
Ketua PAC PDI Perjuangan Mumbulsari Muhammad Ali, bersama Sekretaris PAC Meganusantara dan Bendahara PAC Hamdiah, menyatakan siap memperkuat konsolidasi hingga tingkat ranting. Mereka akan mengoptimalkan peran kader perempuan dan Generasi Z sebagai ujung tombak organisasi di tengah masyarakat.
Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memperbaiki perolehan suara dan memperkuat basis politik menjelang Pemilu 2029.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Bupati Apresiasi Permata CAI Banyuwangi, Bentuk Generasi Profesional Religius
Bupati Banyuwangi apresiasi Permata CAI 2026 yang membina 500 generasi muda profesional dan religius lewat p...
DPRD Trenggalek Ajak Jaga Gotong Royong di Bersih Desa Jatiprahu
Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mengajak warga menjaga gotong royong dan mendukung program pembangunan...
PDIP Jember Segarkan Kepengurusan Ranting, Perkuat Regenerasi
DPC PDIP Jember memulai penyegaran ranting sejak 11 Juli 2026 untuk memperkuat konsolidasi dan mendorong reg...
Sri Untari: Masa Depan Koperasi Ditentukan Cara Lahirnya
Sri Untari: Koperasi yang bertahan lahir dari kebutuhan anggota, bukan sekadar dibentuk untuk memenuhi targe...
PDI Perjuangan Menjawab Tuduhan 'Politik Dua Kaki'
PDI Perjuangan membantah tudingan "politik dua kaki" dan menegaskan kompas partai tetap Pancasila, UUD 1945,...
Musyawarah Ranting Dimulai dari Selorejo, PDIP Blitar Tekankan Kualitas Kader
PDI Perjuangan Blitar memulai Musyawarah Ranting di Selorejo, Sabtu (11/7/2026), dengan fokus pembentukan pe...