Ekonomi

Pemerintah Siapkan Kredit AKUR untuk Alumni KUR

Bagikan:
Siluet pengusaha UMKM menerima pembiayaan AKUR untuk ekspansi usaha

Pemerintah melalui Kementerian UMKM menyiapkan program Kredit Alumni Kredit Usaha Rakyat (AKUR) sebagai pembiayaan lanjutan untuk eks debitur KUR yang ingin memperbesar usaha. Pengumuman disampaikan dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 13 Juli 2026. Tujuannya memberikan akses modal transisi sebelum pelaku usaha beralih ke pembiayaan komersial.

Skema AKUR dan fasilitas

Skema AKUR dirancang sebagai fasilitas pembiayaan lanjutan dengan plafon yang lebih tinggi dibanding KUR. Pemerintah menyiapkan plafon pembiayaan antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar untuk modal kerja dan investasi usaha.

Selain itu, pemerintah mengusulkan subsidi bunga sebesar 5 persen dan jangka waktu pinjaman hingga lima tahun. Skema ini memberi ruang bagi pelaku UMKM menyusun rencana ekspansi dengan tenor yang lebih panjang.

Syarat penerima AKUR

Program AKUR ditujukan khusus kepada alumni KUR yang telah menutup pinjaman dan mencapai plafon maksimal KUR. Calon penerima harus memenuhi kriteria dasar sebagai berikut:

  • Mantan debitur KUR yang sudah melunasi pinjaman
  • Memiliki usaha produktif dan rencana ekspansi modal
  • Telah menjalankan usaha minimal empat tahun
  • Mempunyai pembukuan keuangan, NPWP, dan legalitas usaha

Persyaratan itu ditetapkan agar pembiayaan diarahkan ke usaha yang layak dikembangkan dan berpeluang naik kelas.

Kutipan narasumber

"Dasarnya adalah ketika dia mendapatkan KUR banyak subsidi yang dia nikmati. Namun, setelah dia graduasi nampaknya dia masih membutuhkan semacam transisi sehingga diluncurkanlah AKUR,"

Penjelasan itu disampaikan oleh Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting, saat rapat bersama Komisi VII DPR RI.

Tujuan program dan dampak yang diharapkan

Pemerintah berharap AKUR menjadi jembatan pembiayaan dari akses bersubsidi menuju pembiayaan komersial yang lebih matang. Dengan demikian, UMKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan akhirnya naik kelas.

Program ini juga diharapkan memperkecil risiko putusnya akses modal setelah penerima menyelesaikan masa pembiayaan KUR. Keberhasilan AKUR akan bergantung pada implementasi kriteria penerima dan ketersediaan skema penyaluran yang tepat.

Secara keseluruhan, AKUR diposisikan sebagai solusi transisi yang memberi dukungan modal terstruktur bagi alumni KUR untuk mempercepat pertumbuhan usaha.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait