Pandawara Group Raih Dua Rekor Guinness, 12,1 Juta Followers TikTok
Pandawara Group, komunitas muda asal Bandung, berhasil meraih dua rekor dunia Guinness World Records. Pengumuman itu disampaikan baru-baru ini lewat akun media sosial resmi mereka dengan menampilkan dua sertifikat penghargaan.
Dua rekor yang diraih
Kelompok lima pemuda ini tercatat sebagai pegiat lingkungan dengan jumlah pengikut TikTok terbanyak di dunia. Saat ini akun Pandawara memiliki lebih dari 12,1 juta pengikut berkat konten edukasi dan aksi lingkungan yang rutin diunggah.
Selain itu, mereka juga memegang rekor dunia untuk kategori tercepat membuka dan memisahkan label serta tutup dari lima botol plastik. Rekor itu dinilai selaras dengan kampanye kelompok yang konsisten mengajak masyarakat memilah sampah plastik sebelum dibuang.
Siapa di balik Pandawara
Pandawara Group beranggotakan lima pemuda asal Bandung. Nama mereka tercantum dalam pengumuman sertifikat dan dijelaskan sebagai penggerak aksi bersih-bersih lingkungan di berbagai lokasi.
- Muchamad Ikhsan Destian
- Rafly Pasya
- Mochamad Agung Permana
- Gilang Rahma
- Muhammad Rifqi Sadulloh
Nama Pandawara mulai dikenal luas sejak 2022 setelah rutin mengunggah kegiatan pembersihan sungai, pantai, dan area publik yang dipenuhi sampah. Aksi mereka mendapat perhatian karena mampu mendorong kesadaran akan persoalan lingkungan.
Kampanye dan dampak
Konten edukasi yang dibuat Pandawara menekankan pentingnya memilah sampah, menjaga kebersihan, dan pengelolaan limbah plastik. Kombinasi antara aksi nyata di lapangan dan penyajian yang mudah dicerna di media sosial diyakini menjadi kunci pertumbuhan pengikut mereka.
Penghargaan internasional ini memperlihatkan bahwa narasi lingkungan yang dibangun generasi muda Indonesia mampu menjangkau audiens global. Selain pengakuan, rekor tersebut berpotensi memperbesar jangkauan kampanye mereka dan menarik kolaborasi untuk program lingkungan.
“Hallo world! perkenalkan kami Pandawara dari Indonesia. Atas izin Allah SWT, kami dinobatkan sebagai: pegiat lingkungan dengan followers terbanyak di dunia (TikTok), terima kasih,”
Langkah ke depan
Dengan dua rekor dunia di tangan, Pandawara memiliki peluang memperluas kegiatan edukasi dan aksi lapangan. Penghargaan ini juga menjadi momentum bagi komunitas lingkungan lain untuk memanfaatkan platform digital dalam menyebarkan pesan pelestarian lingkungan.
Pengakuan oleh Guinness World Records bukan sekadar prestise; hal itu menegaskan bahwa upaya kolektif anak muda Indonesia dalam menjaga lingkungan mendapat sorotan internasional dan memiliki potensi mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...