Pagelaran Sabang Merauke Suguhkan Pesona Budaya dan Tokoh Srikandi
Pagelaran Sabang Merauke bertajuk Hikayat Srikandi Nusantara menampilkan ragam budaya Indonesia dalam pertunjukan besar di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Jumat, 21 Agustus. Acara mempersembahkan tarian, musik, dan peran tokoh nasional untuk menyorot keberagaman dari Sabang hingga Merauke.
Pertunjukan dan tokoh sentral
Pentas menampilkan 387 penari, sejumlah musisi, dan artis Tanah Air dalam rangkaian tarian yang berubah-ubah dari satu daerah ke daerah lain. Nuansa adat dan tradisi hadir lewat kostum, properti, dan koreografi yang menggambarkan budaya daerah.
Di antara figur yang ditonjolkan, sosok Srikandi menjadi pusat perhatian. Karakter tersebut digambarkan sebagai perempuan pemberani, terhormat, dan berwibawa.
Artis membawakan peran utama
Penyanyi Raisa dipercaya memerankan tokoh Srikandi dan mengaku bangga mendapat kesempatan tersebut. Ia menyebut peran itu membawa pesan kuat yang penting disampaikan publik.
“Alhamdulillah akhirnya bisa tersenyum lagi karena dapat memerankan tokoh Srikandi dengan baik,”
Raisa juga menyampaikan apresiasi kepada penonton atas dukungan selama acara berlangsung. Ia menilai respons penonton membantu kelancaran pagelaran.
Selain Raisa, penyanyi Yura Yunita memerankan sosok Maha Dewi. Yura mengatakan peran itu menantang namun memuaskan setelah dijalankan dengan baik.
“Sangat bangga dan puas bisa menampilkan peran Maha Dewi pada pagelaran tahun ini,”
Bazar UMKM hadirkan produk lokal
Selain pertunjukan seni, pengunjung dapat mengunjungi bazar UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Bazar menawarkan karya perajin lokal, termasuk produk berbahan kanvas.
- Produk yang ditawarkan meliputi tas, dompet, dan beberapa produk homeware.
- Semua produk dikerjakan oleh perajin dan penjahit lokal di Jakarta.
- Rentang harga dipasarkan sekitar Rp4 juta hingga Rp9 juta, menyesuaikan koleksi orisinal dan proses produksi.
Selvi, perwakilan Tulisan dan Digital Gallery, menjelaskan pihaknya kali ini kembali ikut bazar untuk kedua kalinya dan memajang karya berbahan kanvas.
“Produk yang disajikan berupa tas dan beberapa produk homeware yang semuanya terbuat dari kanvas dan dikerjakan perajin serta penjahit di Jakarta,”
Selvi menambahkan bahwa harga berkisar antara Rp4 juta hingga Rp9 juta sesuai kualitas dan proses pembuatan.
Makna budaya dan dampak acara
Pagelaran Hikayat Srikandi Nusantara bukan sekadar tontonan. Acara berfungsi sebagai ruang edukasi budaya dan kesempatan bagi masyarakat mengenal keragaman tradisi Indonesia.
Kombinasi seni panggung dan bazar UMKM juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memamerkan produk dan memperluas jaringan. Ke depan, format serupa berpotensi menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi kreatif.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp15.000 per Gram pada 22 Agustus 2026
Harga emas Antam naik Rp15.000 per gram pada Sabtu, 22 Agustus 2026; harga 1 gram tercatat Rp2.740.000 dan b...
BRI Life Raih 6 Penghargaan di TADEA AAJI 2026
BRI Life meraih enam penghargaan TADEA AAJI 2026 di Surabaya, mengukuhkan kinerja tenaga penjualan dan kanal...
Indonesia Genjot Ekspor Perikanan ke Jepang lewat JISTE 2026
Indonesia dorong ekspor produk perikanan ke Jepang lewat partisipasi di JISTE 2026 dan pemanfaatan Protokol...
KAI Luncurkan Hunian Vertikal Manggarai: 3.784 Unit, Tipe 28–52
KAI dan pemerintah luncurkan Hunian Manggarai 24 lantai dengan 3.784 unit tipe 28–52 sebagai pilot TOD untuk...
KAI Groundbreaking Hunian Terpadu 3.784 Unit di Manggarai
KAI memulai groundbreaking Hunian Manggarai 3.784 unit pada 21 Agustus 2026, hunian vertikal 2,2 ha terinteg...
3.784 Unit Hunian Vertikal Siap Dibangun di Manggarai
Pemerintah membangun 3.784 unit hunian vertikal di Manggarai, dua blok, rampung dalam 18 bulan dan khusus un...