Gus Ipul Ajak Orang Tua Kunjungi Open House Sekolah Rakyat Medan
Medan, 15 Juni — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak calon siswa dan orang tua melihat langsung proses belajar, pengasuhan, dan perubahan siswa di Sekolah Rakyat. Ajakan disampaikan saat Open House Sekolah Rakyat di SRMP 2 Medan, Sumatera Utara, Senin (15/6).
Open House: menilai suasana belajar dan asrama
Acara ini menghadirkan 75 calon siswa dan orang tua dari Kota Medan. Mereka menyaksikan beragam penampilan siswa, seperti tari tradisional, bela diri karate, pidato tiga bahasa, paduan suara, dan pembacaan puisi.
Menurut Gus Ipul, kegiatan itu memberi gambaran utuh tentang sistem pembelajaran, pengasuhan, dan suasana asrama sehingga orang tua dapat menilai kualitas pendidikan yang ditawarkan.
Tegaskan tiga larangan utama
Gus Ipul menegaskan ada tiga hal yang tidak boleh terjadi di Sekolah Rakyat: perundungan, kekerasan seksual atau fisik, dan intoleransi. Ketiga poin ini menjadi prinsip dasar dalam pengelolaan asrama dan pembelajaran.
"Tidak boleh menghina siapa pun, meremehkan dan merendahkan siapa pun. Tidak boleh ada kekerasan seksual atau kekerasan fisik. Tidak boleh ada intoleransi," tegas Gus Ipul.
Tujuan pendidikan dan dukungan pemerintahan
Gus Ipul menyatakan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan. Anak-anak diarahkan menjadi generasi yang pintar, berkarakter, dan terampil, sehingga kelak mereka dapat berprofesi beragam, termasuk menjadi guru atau seniman.
"Lulusan Sekolah Rakyat di masa mendatang ada yang jadi guru, ada yang jadi seniman. Pokoknya jadi apapun dengan keterampilan yang cukup. Itulah harapan Bapak Presiden," ujar Gus Ipul.
Perhatian Presiden disebut turut diwujudkan lewat pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Saat ini tercatat 104 titik gedung permanen yang dibangun di berbagai daerah.
Untuk Kota Medan, Sekolah Rakyat Permanen akan menampung total 270 siswa dengan kuota 90 siswa untuk masing-masing jenjang SD, SMP, dan SMA.
Kisah orang tua: harapan besar dari pendidikan
Dalam dialog dengan orang tua, beberapa cerita menyentuh disampaikan. Ridha Aritona, orang tua Jessica Putri Sirait, menceritakan penghasilan keluarga yang tidak tetap karena bekerja sebagai pengemudi ojek online. Ia berharap pendidikan berkualitas bisa mengubah nasib anaknya.
"Besar harapan saya anak saya sekolah berkualitas dengan keadaan tidak mampu menyekolahkan dan memberikan les... Harapan besar dia bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik," kata Ridha sambil meneteskan air mata.
Satu lagi, Riantika bercerita anaknya, Fahrizky, sempat putus sekolah di kelas 6 SD dan kini mendapat kesempatan kembali untuk belajar di Sekolah Rakyat.
Dukungan Pemerintah Kota dan langkah ke depan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan pemerintah kota mendampingi Sekolah Rakyat sejak awal. Ia mencatat perubahan signifikan pada sikap dan kemandirian anak-anak yang mengikuti program ini.
Sekolah Rakyat diharapkan terus menjangkau anak-anak dari keluarga rentan dan membawa mereka ke lingkungan pendidikan yang lebih baik, selaras dengan target pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dan pembinaan karakter.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Aceh Selatan Tahan Dukungan Usulan WPR Sampai Diverifikasi
DPRK Aceh Selatan menunda dukungan usulan WPR hingga Pemkab lakukan sosialisasi, persetujuan keuchik, dan ve...
Polwan Pematangsiantar Perketat Disiplin Jelang HUT ke-78
Polwan Polres Pematangsiantar gelar Gaktiblin pada 18 Agustus untuk tingkatkan disiplin dan profesionalisme...
Jenazah Anak 8 Tahun Ditemukan di Bawah Jembatan Sigagak
Jenazah Hidayah Sitanggang, anak 8 tahun yang hanyut di Bah Sosopan, ditemukan Rabu (19/8) di bawah jembatan...
UMSU Serahkan Smart Vineyard IoT dan Irigasi Surya di Deliserdang
UMSU serahkan Smart Vineyard berbasis IoT dan irigasi tetes tenaga surya kepada petani anggur di Deliserdang...
Polrestabes Medan Tangkap 3 Pelaku Jual Narkoba di Kafe
Polrestabes Medan menangkap tiga pelaku penjualan narkoba di kafe Jalan Darusalam, menyita dua bungkus vape...
FORMASSU-SMAM Mendesak Pemko Medan Segera Bantu Korban Puting Beliung
FORMASSU dan SMAM mendesak Pemko Medan segera melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat serta prog...