DPRK Dukung Nobar Piala Dunia di Banda Aceh dengan Syarat Syariat
Ismawardi, anggota DPRK Banda Aceh, mendukung pelaksanaan nobar Piala Dunia yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh. Acara itu berlangsung Minggu (20/7) malam di halaman Balai Kota Banda Aceh. Ia meminta panitia memastikan kegiatan tetap sesuai penerapan syariat Islam selama acara.
Dukungan dengan catatan syariat
Ismawardi menilai Piala Dunia sebagai hiburan yang memberi ruang kebersamaan masyarakat. Meski demikian, ia menekankan aturan agama tidak boleh diabaikan meski acara hanya terjadi beberapa tahun sekali. Untuk itu, ia meminta panitia menetapkan aturan yang jelas sebelum kegiatan dimulai.
Walaupun hiburan Piala Dunia ini hanya terjadi beberapa tahun sekali, penerapan syariat Islam tidak boleh diabaikan
Pengaturan penonton dan larangan perjudian
Sebagai langkah konkret, Ismawardi meminta panitia melakukan pemisahan antara penonton laki-laki dan perempuan. Hal ini menurutnya penting agar pelaksanaan nobar tidak menimbulkan pelanggaran terhadap ketentuan syariat di Kota Banda Aceh.
Ia juga mengingatkan agar acara tidak dimanfaatkan untuk praktik perjudian, termasuk taruhan skor pertandingan. Pengawasan harus dilakukan tidak hanya di lokasi resmi, tetapi juga di tempat lain yang berpotensi menjadi tempat nobar, seperti warung kopi.
Jangan sampai pelanggar syariat Islam mengambil kesempatan pada malam nonton bareng Piala Dunia
- Memisahkan area penonton laki-laki dan perempuan.
- Melarang aktivitas taruhan dan perjudian di lokasi acara.
- Melakukan pengawasan pada titik-titik nobar lain di kota.
Peran pengawasan dan kebersihan
Ismawardi meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh turut mengawasi kegiatan nobar di berbagai lokasi. Pengawasan ini dianggap perlu untuk mencegah pelanggaran syariat maupun praktik perjudian.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lokasi. Pesannya sederhana: setelah menikmati acara, peserta harus memastikan area tetap bersih dan nyaman untuk bersama.
Sebagai warga yang beriman, kita harus saling menjaga kebersihan. Setelah menikmati kegiatan, mari kita pastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk bersama
Dengan permintaan-permintaan itu, penyelenggara dan aparat diharapkan menyiapkan aturan dan pengawasan yang jelas agar nobar berjalan aman, tertib, dan sesuai norma setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas Selesaikan KTP dan Janji Perbaikan Drainase di Medan Deli
Wali Kota Medan Rico Waas menyelesaikan KTP warga dan menjanjikan perbaikan jalan serta drainase saat Sapa W...
Bupati Aceh Besar Dukung Kafilah MTQ di Semarang
Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertemu kafilah MTQ di Semarang, beri dukungan moral dan uang saku untuk me...
Babinsa Lhoknga Imbau Warga Tingkatkan Waspada Musim Penghujan
Babinsa Koramil 03/Lhoknga mengimbau warga Meunasah Manyang tingkatkan kewaspadaan kesehatan dan kebersihan...
PGMNI Sumut Tawarkan Sinergi dengan Penmad Kemenag untuk Majukan Madrasah
PW PGMNI Sumut siap bersinergi dengan Penmad Kemenag Sumut untuk memajukan madrasah dan meningkatkan kesejah...
Muara–Sibandang Dikembangkan sebagai Sport Tourism, OWS Digelar 3 Oktober
Muara–Sibandang dikembangkan sebagai destinasi sport tourism; lomba Open Water Swimming dan Swim Run digelar...
Pemkab Simalungun Verifikasi 31 Titik KDMP untuk Operasional
Pemkab Simalungun bersama instansi verifikasi KDMP mulai 19/9; lima lokasi ditinjau dan 31 titik ditetapkan...