Gubernur Mualem Ajukan Penambahan Anggaran untuk Aceh ke Kemenkeu
Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengadakan audiensi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Robert Leonard Marbun, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (14/5). Pertemuan itu membahas permintaan penambahan anggaran untuk Aceh guna memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi provinsi tersebut.
Pertemuan dan pokok pembahasan
Dalam pertemuan, Mualem menyampaikan kebutuhan tambahan anggaran secara terbuka. Ia berharap Kementerian Keuangan dapat mengakomodir permintaan itu. Pernyataan tersebut disampaikan melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi.
"Membahas permintaan penambahan anggaran untuk Aceh. Kita berusaha maksimal untuk rakyat Aceh."
Nurlis menambahkan bahwa Kemenkeu berjanji akan mengakomodir permintaan. Namun, jumlah pasti anggaran akan diumumkan setelah angka resmi keluar.
"Kementerian Keuangan berjanji mengakomodir permintaan kita, semoga sesuai dengan yang kita harapkan. Untuk berapa jumlah nilainya, nantilah kalau sudah keluar angkanya baru kita sampaikan kepada rakyat Aceh."
Siapa yang hadir
Mualem hadir didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh, Teuku Irsyadi. Dari pihak Kementerian Keuangan, Sekjen Robert Leonard Marbun ditemani beberapa pejabat eselon terkait.
- Subandono — Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kemenkeu
- Jaka Sucipta — Direktur Dana Desa, Otonomi Khusus, Insentif, dan Keistimewaan
- Wiwin Istianti — Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenkeu
Tujuan kunjungan dan harapan untuk Aceh
Nurlis menjelaskan Mualem berada di Jakarta selama sepekan. Tujuannya membuka peluang kerja sama kementerian dan memfasilitasi kebutuhan rakyat Aceh. Kunjungan ini diarahkan untuk memperkuat akses pembiayaan serta membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal.
"Saat ini, beliau berusaha keras untuk memperbaiki kondisi Aceh. Beliau sangat ingin kondisi Aceh menjadi baik-baik saja, bahkan lebih dari itu. Beliau berusaha keras untuk Aceh."
Nurlis juga menegaskan bahwa Gubernur menyampaikan kebutuhan Aceh secara terang di hadapan pihak Kemenkeu. Proses alokasi anggaran akan mengikuti mekanisme kementerian dan menunggu pengumuman resmi jumlah yang disetujui.
"Beliau membuka secara terang tentang kebutuhan Aceh saat ini. Semoga dapat menyelesaikan semuanya. Mari kita tunggu bersama-sama."
Langkah selanjutnya
Pihak Pemprov Aceh dan Kementerian Keuangan akan menunggu konfirmasi resmi mengenai nilai penambahan anggaran. Setelah angka tersedia, pemerintah provinsi berencana menyampaikan rincian kepada publik dan merancang prioritas penggunaan dana sesuai kebutuhan masyarakat.
Berita Terkait
Polres Sabang Gelar Bakti Kesehatan di Sukajaya Sambut HUT Bhayangkara
Polres Sabang menggelar bakti kesehatan di Mako Polsek Sukajaya pada 9 Juni; 78 warga dan 5 balita mendapat...
Manuskrip Aceh Diduga di Malaysia, Tim Hukum Siapkan Langkah Internasional
Tim hukum kolektor manuskrip Aceh menyiapkan laporan internasional setelah naskah penting terkait Ar-Raniry...
Kapolres Langkat Bedah Rumah Lansia Jelang Hari Bhayangkara
Kapolres Langkat pimpin bedah rumah lansia di Hinai Kiri pada 8 Juni, serahkan 3.000 bata, 35 sak semen, dan...
Polsek Siantar Martoba Cepat Tindak Keributan di Cafe Cinta
Polsek Siantar Martoba merespons laporan via Call Center 110 dan membawa kedua pihak keributan di Cafe Cinta...
Simalungun Benahi 9 Ruas Jalan Provinsi, Pekerjaan Dimulai 2026
Peningkatan 9 ruas jalan provinsi di Simalungun mulai 2026 untuk percepat konektivitas, ekonomi, dan pariwis...
Polres Pematangsiantar Ungkap 31 Kasus 3C, 42 Tersangka Ditangkap
Polres Pematangsiantar mengungkap 31 kasus 3C dan menangkap 42 tersangka pada periode Jan–Jun 2026; puluhan...