Motor Listrik Murah 2026: 4 Pilihan di Bawah Rp10 Juta
Memasuki 2026, motor listrik kini menjadi pilihan terjangkau karena dukungan subsidi pemerintah. Program subsidi sebesar Rp7 juta untuk pemilik NIK yang memenuhi syarat menekan harga ritel. Di Jawa Barat, konsumen kini bisa membeli unit baru dengan anggaran di bawah Rp10 juta. Selain lebih hemat, motor listrik juga menawarkan proteksi terhadap fluktuasi harga BBM.
Subsidi dan harga: siapa yang mendapat manfaat
Subsidi Rp7 juta ditujukan kepada pemilik NIK yang memenuhi persyaratan administrasi. Kebijakan ini membuat banderol motor listrik menjadi sangat kompetitif. Akibatnya, beberapa model baru kini harganya lebih murah dari motor matik bekas.
Rekomendasi motor listrik di bawah Rp10 juta
Berikut empat pilihan motor listrik yang bisa dipertimbangkan untuk penggunaan harian di kota atau usaha kecil.
-
Greentech Aero — Link Produk
Greentech menawarkan desain ringkas dan bodi kokoh dengan harga ramah kantong. Model ini cocok untuk pekerja atau pelaku UMKM yang butuh kendaraan untuk aktivitas harian. Daya angkutnya cukup untuk membawa barang belanjaan atau satu penumpang.
-
United MX1200 — Link Produk
United menghadirkan MX1200 dengan tampilan padat mirip motor matik bensin. Area dek bawah luas sehingga memudahkan membawa barang di antara kaki. Posisi berkendaranya dirancang nyaman untuk postur tubuh orang Indonesia.
-
Exotic Sterrato — Link Produk
Exotic Sterrato menawarkan desain futuristik dan pilihan warna yang beragam. Meski harganya tergolong rendah, model ini dilengkapi lampu LED terang dan sistem alarm keamanan. Keunggulannya adalah kelincahan di kondisi jalan perkotaan dan kemudahan menembus kemacetan.
-
Volta 401 Lite
Volta menonjolkan ekosistem baterai dengan jaringan Stasiun Ganti Baterai (SGB) yang sudah tersebar. Varian Lite menurunkan biaya kepemilikan dan cocok bagi pengguna yang ingin mencoba motor listrik tanpa beban biaya perawatan baterai tinggi.
Keuntungan dan hal yang perlu dipertimbangkan
Beralih ke motor listrik kini lebih mudah berkat subsidi dan opsi model terjangkau. Keuntungan utama antara lain biaya operasional yang lebih rendah dan tidak bergantung pada kenaikan BBM. Namun, calon pembeli perlu memeriksa jaringan layanan purna jual, ketersediaan SGB, serta garansi baterai sebelum membeli.
Dengan anggaran sekitar Rp10 juta, konsumen di Jawa Barat memiliki banyak pilihan untuk mulai mengadopsi kendaraan listrik tanpa harus mengorbankan fungsi harian.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wuling Ramaikan BCA Expo 2026 dengan Pilihan Mobil Listrik
Wuling tampil di BCA Expo 2026 (11–13 Sept, ICE BSD) menampilkan 7 unit listrik, test drive Aira ev, dan pro...
Kiandra Ramadhipa Finis 10 dan 6, Sabet Fastest Lap di Valencia
Kiandra Ramadhipa finis 10 dan 6 di Moto3 Junior Valencia, catat fastest lap 1:38.797 dan pertahankan posisi...
Chery Bawa Empat Model Listrik, Chery Q Debut di GIIAS Bandung
Chery Indonesia pamer empat model listrik di GIIAS Bandung 2026, termasuk Chery Q yang dibanderol Rp255,9–27...
Aldi Satya Mahendra Tembus Top 10 WorldSSP 2026 di Magny-Cours
Aldi Satya Mahendra naik ke peringkat 9 klasemen WorldSSP 2026 usai seri Magny-Cours, mengumpulkan 126 poin...
DCVI Perkokoh Posisi, Usung Evolusi Truk Mercedes‑Benz di Mining 2026
Di Mining Indonesia 2026, DCVI pamerkan Mercedes‑Benz L‑Series "Bagong", truk terbaru, solusi digital, dan p...
MUF Gandeng Bank Mandiri-Dealer Promosikan Kendaraan Listrik di Bali
MUF, Bank Mandiri, dan dealer gelar Coffee & Drive di Bali (4-5 Sept 2026) untuk promosikan EV/hybrid dengan...