Otomotif

5 Mobil Listrik Rp100 Jutaan di Indonesia 2026, Ada yang 300 Km

Bagikan:
Ilustrasi mobil listrik kompak di jalan perkotaan

Jakarta, September 2026 — Pilihan mobil listrik dengan banderol sekitar Rp100 jutaan makin beragam di Indonesia. Sejumlah model kini hadir dengan desain modern, fitur cukup lengkap, dan biaya operasional yang lebih rendah. Beberapa produk bahkan disebut mampu menempuh jarak hingga 300 km per pengisian, sehingga menarik bagi pembeli mobil pertama maupun pengguna perkotaan.

Ringkasan pasar dan peluang

Pergeseran harga membuat kendaraan listrik tidak lagi eksklusif. Pada September 2026, ada lima model yang diposisikan di kisaran Rp100 jutaan. Harga yang lebih terjangkau membuka kesempatan bagi konsumen yang ingin beralih dari mesin bensin tanpa beban anggaran besar.

Selain harga, konsumen mempertimbangkan jarak tempuh, biaya perawatan, dan kemudahan pengisian. Pilihan mobil-mobil murah ini lebih cocok untuk mobil kedua atau pemakaian urban dengan rute harian relatif pendek.

Profil: Wuling Air EV

Salah satu contoh yang menonjol adalah Wuling Air EV. Varian Standard Range dibanderol sekitar Rp155 juta OTR Jakarta, menjadikannya salah satu kendaraan listrik paling terjangkau di segmen ini pada 2026.

Wuling Air EV berukuran kompak dan mampu menampung empat penumpang, cocok untuk mobilitas dalam kota. Bodinya yang kecil memudahkan manuver di jalan padat dan saat parkir.

Dari sisi teknis, varian tersebut menggunakan baterai LFP 16,2 kWh yang dipadu motor listrik berkekuatan 30 kW (sekitar 41 PS) dengan torsi maksimum 85 Nm. Perpaduan ini menargetkan efisiensi untuk penggunaan harian di area perkotaan.

Keunggulan dan pertimbangan pembeli

  • Biaya operasional lebih rendah dibanding kendaraan bensin, terutama untuk penggunaan dalam kota.
  • Desain ringkas memudahkan parkir dan manuver di lalu lintas padat.
  • Pilihan fitur umumnya memadai untuk kebutuhan sehari-hari, meski tidak selalu setara dengan model premium.
  • Pembeli perlu memperhatikan jaringan pengisian dan estimasi jarak tempuh sesuai rute harian.

Kesimpulan dan prospek

Ketersediaan mobil listrik di kisaran Rp100 jutaan menunjukkan perkembangan pasar EV yang lebih inklusif di Indonesia. Meski pilihan harga murah sering kali berarti kompromi pada beberapa fitur atau kapasitas baterai, model seperti Wuling Air EV membuktikan bahwa mobil listrik terjangkau bisa memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan.

Ke depan, konsumen diharapkan mempertimbangkan profil penggunaan harian, infrastruktur pengisian, dan paket purna jual saat memilih mobil listrik murah agar investasi memberikan manfaat maksimal.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait