Olahraga

MIND ID dan PB PASI Perkuat Pembinaan Atletik Indonesia

Bagikan:
Atletik Indonesia berlatih di Pelatnas Pangalengan Jawa Barat

MIND ID dan PB PASI memperkuat pembinaan atletik nasional melalui sinergi sejak 2023 untuk mendorong regenerasi dan daya saing internasional. Kerja sama ini mendukung fasilitas, pelatihan, dan kompetisi untuk atlet muda dan senior, serta berkontribusi pada capaian SEA Games Thailand 2025 dan kualifikasi World U20 2026.

Sinergi dan dukungan fasilitas

Kerja sama antara holding tambang dan organisasi olahraga menitikberatkan pada pembangunan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. Salah satu wujudnya adalah keberadaan pusat pelatihan Pelatnas di Pangalengan, Jawa Barat, yang disebut pelatih PB PASI sebagai kunci pengembangan atlet.

"Dukungan MIND ID menjadi salah satu peran penting untuk kemajuan atletik Indonesia. Salah satu contohnya adalah keberadaan pusat pelatihan Pelatnas di Pangalengan, Jawa Barat," kata Fitri Haryadi saat dihubungi, Minggu, 19 Juli 2026.

Capaian di SEA Games 2025

Hasil pembinaan mulai terlihat pada ajang regional. Di SEA Games Thailand 2025, cabang atletik menyumbang 9 medali emas, 5 medali perak, dan 6 medali perunggu bagi Kontingen Indonesia. Kontribusi itu menempatkan atletik sebagai salah satu penyumbang emas terbanyak.

Pelatih Fitri menilai capaian ini sebagai buah dari proses yang konsisten dan dukungan lintas sektor. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha turut membangun ekosistem yang memungkinkan atlet berkembang secara berkelanjutan.

Program pembinaan dan jangkauan

Implementasi program mencakup pelatihan, pendampingan, dan kompetisi untuk mendeteksi serta mengasah bakat dari berbagai daerah. Sampai pertengahan 2026, program ini telah menjangkau lebih dari 4.000 atlet melalui 13 kejuaraan daerah.

  • Pelatihan bersama pelatih nasional
  • Pendampingan atlet dan pelatih
  • Penyelenggaraan kejuaraan daerah dan nasional

Selain kompetisi domestik, PB PASI juga membuka kesempatan bagi atlet untuk ikut turnamen internasional sehingga mendapat pengalaman tanding yang lebih luas.

Regenerasi dan prospek ke depan

Indikator keberhasilan program terlihat pada lolosnya tiga atlet muda ke Kejuaraan Dunia U20 di Oregon, Amerika Serikat, yang dijadwalkan Agustus 2026. Keberhasilan ini menunjukkan fokus pembinaan tidak hanya pada prestasi jangka pendek, tetapi juga pengembangan generasi baru.

"Ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet tidak hanya fokus pada atlet senior, tetapi juga memastikan munculnya generasi baru atlet Indonesia yang siap bersaing di level dunia," ujar Fitri.

PB PASI berharap kolaborasi antara organisasi olahraga, pemerintah, dan sektor industri dapat terus diperkuat. Dengan pembinaan berkelanjutan, atlet Indonesia dipersiapkan menghadapi ajang SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade Los Angeles 2028.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait