Petani Sergai: Program MBG Dorong Panen Melon dan Semangka
Seirampah, Sergai — Petani melon dan semangka di Serdang Bedagai (Sergai) menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto memberi manfaat nyata. Pernyataan itu disampaikan H. Boirin, Ketua Kelompok Tani Jaya Kerapuh, saat panen di Desa Kerapuh, Kecamatan Dolok Masihul, Kamis (25/6).
Manfaat langsung bagi petani
Boirin menjelaskan, kerja sama dengan dapur Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membuat pemasaran hasil panen lebih mudah dan harga jual lebih baik. Ia menyebut harga melon di dapur SPPG mencapai sekitar Rp10.000 per kilogram pada panen terakhir.
"Selain lebih gampang memasarkan hasil panen buah melon dan semangka, harga jual buah di dapur SPPG juga tergolong tinggi..."
Perluasan lahan dan lonjakan produksi
Akibat permintaan dari dapur SPPG, Boirin mengatakan ia memperluas area tanam. Luas tanam melon meningkat menjadi 4 hektar, sedangkan semangka menjadi 6 hektar. Sebelumnya produksi gabungan hanya sekitar 3–4 ton.
Dengan adanya MBG, produksi kini meningkat signifikan menjadi 30–50 ton untuk melon dan semangka.
Dampak pada tenaga kerja lokal
Program ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Boirin menyatakan puluhan warga kini terserap sebagai tenaga kerja, dengan dominasi pekerja wanita, terutama ibu rumah tangga.
"Selain mendongkrak peningkatan pendapatan petani buah, keberadaan dapur SPPG program MBG juga berimbas dengan peningkatan lapangan pekerjaan yang didominiasi oleh ibu rumah tangga (IRT)."
Harapan pelaku usaha pertanian
Boirin berharap program MBG dilanjutkan karena memberi keuntungan ganda: memenuhi kebutuhan gizi pelajar sekaligus meningkatkan ekonomi lokal. Ia menegaskan dukungan kepada Presiden Prabowo agar kebijakan ini terus berlanjut.
"Pak Prabowo kami mendukung program MBG untuk terus dilanjutkan karena terbukti sangat bermanfaat dalam peningkatan perekonomian serta membuka lapangan pekerjaan."
Boirin menambahkan bahwa kelompoknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah dapur SPPG di Sergai untuk pasokan buah melon dan semangka. Dampak ekonomi dan sosial program ini menjadi contoh konkret hubungan antara kebijakan publik dan kesejahteraan petani lokal.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wali Kota Wesly Dinobatkan Tokoh Toleransi Sumut di Penutupan FASI XIII
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi dinobatkan Tokoh Toleransi Sumut pada penutupan FASI XIII di Pemata...
Vonis Berbeda untuk Dua Terdakwa Suap Proyek Kereta Medan-Binjai
PN Medan menjatuhkan hukuman 5 dan 4 tahun penjara, denda, dan uang pengganti terkait suap proyek JLKAMB; ke...
Unimed Perkuat Tata Kelola Taman Baca Rumber Anak Muslim di Medan
Tim dosen FIP Unimed menguatkan tata kelola Taman Baca Rumber Anak Muslim di Medan untuk tingkatkan literasi...
Wesly Silalahi Dinobatkan Tokoh Toleransi di Sumut
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima penghargaan tokoh toleransi Sumut saat penutupan FASI XIII...
Wabup Sergai Buka Pelatihan Penyusunan LPPD di Sei Rampah
Wabup Sergai membuka Pelatihan Penyusunan LPPD di Sei Rampah untuk memperkuat tata kelola daerah yang transp...
Kecelakaan Beruntun di Lubukpakam, 4 Kendaraan Terlibat
Empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalinsum Lubukpakam pada 25 Juni; tiga orang luka ringan.