Lokal

Mayat Tergantung di Pematangbandar Simalungun, Polisi Selidiki

Bagikan:
Lokasi penemuan mayat di belakang rumah di Pematangbandar, Simalungun

Simalungun, 22 September 2026 — Seorang pria warga Kecamatan Pematangbandar ditemukan tewas tergantung di belakang rumah penduduk di Kampung Cemplong, Kelurahan Pematangbandar, Selasa (22/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban diidentifikasi sebagai Jamsari (20), ditemukan dengan posisi tergantung pada cabang pohon melinjo namun kedua kakinya masih menyentuh tanah.

Penemuan dan Reaksi Warga

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui seorang warga yang hendak pergi ke ladang pada siang hari. Warga melapor kepada Kepala Lingkungan, lalu diteruskan ke Polsek Bandar Huluan.

Mendengar laporan, ratusan warga berdatangan dan lokasi mendadak ramai. Beberapa pejabat setempat turut hadir di lokasi, termasuk Camat Pematangbandar dan Lurah setempat.

  • Camat Pematangbandar Pahot Siregar
  • Kapolsek Bandar Huluan AKP Patar Banjarnahor
  • Babinsa dan perangkat kelurahan

"Iya bang, saya dan anggota sedang menuju lokasi penemuan,"

Pernyataan di atas disampaikan Kapolsek Bandar Huluan saat dikonfirmasi sekitar pukul 14.07 WIB.

Proses Identifikasi dan Evakuasi

Tim Kepolisian segera memasang police line untuk mengamankan lokasi. Tim Inafis Polres Simalungun kemudian melakukan identifikasi di tempat sebelum korban diturunkan.

Setelah identifikasi awal, jenazah dimasukkan ke kantong jenazah dan dibawa ke RSUD Djasamen Pematangsiantar untuk proses autopsi dan visum forensik.

Keterangan Keluarga dan Penyidikan

Keluarga korban menyatakan bahwa sejak Minggu (20/9) korban tidak pulang ke rumah. Upaya pencarian oleh keluarga dan kerabat sudah dilakukan, namun tidak membuahkan hasil hingga penemuan pada Selasa siang.

Kapolsek meminta keluarga dan warga untuk menunggu hasil pemeriksaan forensik sebelum mengambil kesimpulan.

"Kita tidak bisa menduga-duga, kepastiannya nanti setelah ada hasil dari tim forensik,"

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan motif di balik peristiwa ini. Proses visum dan pemeriksaan saksi diprioritaskan untuk memastikan penyebab kematian dan apakah ada unsur pidana atau bukan.

Catatan: Semua prosedur kepolisian dan forensik sedang berjalan untuk memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban dan masyarakat setempat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait