Maldini dan Leonardo Resmi Mundur dari Federasi Sepakbola Italia
Paolo Maldini dan Leonardo mengundurkan diri dari jabatan mereka di Federasi Sepakbola Italia, hanya 16 hari setelah dipercaya memimpin perombakan teknis timnas. Surat pengunduran diri diserahkan langsung kepada Presiden Federasi, Giovanni Malagò, setelah muncul penolakan terhadap kandidat pilihan mereka untuk posisi direktur teknik.
Alasan pengunduran diri
Keputusan mundur diambil ketika pencalonan Andrea Pirlo untuk posisi direktur teknik ditolak. Penolakan itu terkait polemik kontrak sponsor dengan Fonbet, perusahaan taruhan yang menjadi kontroversi dalam proses seleksi. Penolakan ini memicu kekecewaan kedua legenda tersebut dan akhirnya memantapkan niat mereka untuk mengundurkan diri.
Upaya kandidat alternatif
Sebelum mencalonkan Pirlo, Maldini mencoba menggaet beberapa nama besar. Tawaran sempat ditawarkan kepada Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, namun keduanya menolak terlibat dalam proyek timnas. Leonardo kemudian mendukung pencarian alternatif lain, salah satunya adalah Thiago Motta, pelatih yang pernah bekerja sama dengannya di klub-klub besar Eropa.
"Penolakan terhadap Pirlo menjadi titik balik yang memicu kekecewaan Maldini. Maldini dinilai tidak memperoleh dukungan penuh dari Presiden Federasi dalam menjalankan proyek yang baru dipercayakan kepadanya." (28 Juli 2026)
Nama-nama yang sempat dipertimbangkan
- Andrea Pirlo (calon direktur teknik yang ditolak)
- Carlo Ancelotti (ditawarkan, menolak)
- Pep Guardiola (ditawarkan, menolak)
- Thiago Motta (alternatif yang diajukan)
Dampak dan langkah selanjutnya
Mundurnya Maldini dan Leonardo membuat Federasi kembali mencari pejabat yang akan memimpin proyek teknis timnas Azzurri. Proses pencarian kini berada di bawah kendali langsung Presiden Federasi. Nama Roberto Mancini kembali muncul sebagai kandidat kuat untuk memimpin proyek tersebut, setelah sejak awal menjadi salah satu pilihan utama.
Kepergian dua figur senior ini meninggalkan tantangan organisasi yang cukup besar. Federasi harus segera menentukan arah tim teknis dan menetapkan figur yang mendapat dukungan luas agar proses pembenahan timnas tidak terhambat.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Messi Pemecah Rekor: Top Skor Gol di Laga Final Sepak Bola
Lionel Messi kini tercatat sebagai pemain dengan gol terbanyak di laga final sepanjang sejarah, mengumpulkan...
Rodri Jadi Buruan: Barcelona Tantang Real Madrid di Bursa Musim Panas
Barcelona bergerak merekrut Rodri, bersaing dengan Real Madrid. Kontrak satu tahun dan performa di Piala Dun...
Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gasak Kamboja 5-1
Mitchell Baker mencetak hattrick saat Indonesia menaklukkan Kamboja 5-1 di Pakansari, 27 Juli 2026, menambah...
Ajax Pinjam Tolu Arokodare dari Wolves, Opsi Beli €22 Juta
Ajax meminjam striker Wolves Tolu Arokodare satu musim dengan opsi beli €22 juta. Transfer menyusul kontrove...
CdM Tinjau Kesiapan Panjat Tebing Jelang Asian Games 2026
CdM Todotua Pasaribu meninjau pelatnas FPTI di Bekasi 27 Juli 2026 untuk memastikan kesiapan nonteknis tim p...
Manchester United Datangkan Empat Pemain untuk Musim 2026/27
Manchester United resmi mendatangkan Youri Tielemans, Andrey Santos, Karl Darlow, dan Tynan Thompson untuk m...