Polri Tetapkan 350 Calon Taruna dan Taruni Lolos Akpol 2026
Polri menetapkan 350 calon taruna dan taruni lolos Seleksi Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026. Penetapan dilakukan melalui sidang kelulusan tingkat pusat di Akademi Kepolisian, Senin, 27 Juli 2026. Dari 404 peserta yang mengikuti seleksi pusat, 320 calon taruna dan 30 calon taruni dinyatakan lulus. Keputusan ini diambil untuk menjaring perwira Polri terbaik secara objektif dan transparan.
Hasil seleksi dan catatan nilai
Hasil penetapan menunjukkan persaingan ketat pada seleksi tahun ini. Beberapa peserta mencatat nilai tertinggi di komponen akademik dan bahasa Inggris. Empat peserta meraih nilai Tes Potensi Akademik tertinggi sebesar 80. Sedangkan empat peserta lain memperoleh nilai Bahasa Inggris tertinggi sebesar 82.
Metode seleksi dan komponen penilaian
Seleksi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) berstandar olimpiade untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah. Proses seleksi juga menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).
Penilaian peserta dibagi dalam beberapa komponen dengan bobot berbeda. Berikut rincian bobot penilaian yang digunakan untuk menentukan hasil akhir:
| Komponen | Bobot |
|---|---|
| Tes Potensi Akademik | 30% |
| Bahasa Inggris | 30% |
| Kesamaptaan Jasmani | 30% |
| Penampilan | 10% |
Pengawasan dan keterbukaan proses
Polri melibatkan sejumlah lembaga independen sepanjang tahapan seleksi untuk menjaga objektivitas. Lembaga pengawas yang dilibatkan antara lain:
- Ombudsman RI
- Setara Institute
- Centra Initiative
- Amnesty International Indonesia
- Komisi Percepatan Reformasi Polri
Keterbukaan juga diterapkan pada penyajian nilai. Nilai setiap peserta ditampilkan langsung setelah ujian dan dicetak dalam dokumen yang ditandatangani bersama.
"Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas peserta. Kami terus mendorong seleksi objektif, transparan, serta menjaring calon perwira Polri terbaik," ujar Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol.
"Menurut saya rekrutmen ini berlangsung adil karena nilai langsung ditampilkan. Kami dapat melihat hasil masing-masing setelah ujian selesai," kata calon taruni Ghyna Islamiati Ramly.
Pembekalan dan harapan institusi
Wakil Kepala Polri memberikan pembekalan kepada peserta yang lulus di Gedung Serba Guna Akademi Kepolisian, Semarang. Pembekalan menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi kepemimpinan Polri.
"Masa depan Polri bergantung pada generasi penerus yang dipersiapkan sejak sekarang. Pendidikan menjadi fondasi melahirkan pemimpin Polri yang Presisi dan dipercaya masyarakat," ujar Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.
Melalui seleksi berbasis merit, Polri berharap melahirkan perwira yang profesional, berintegritas, dan adaptif menghadapi perkembangan teknologi serta tantangan keamanan masa depan.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Akar Mengkudu Pernah Jadi Pewarna Kain Tradisional
Akar mengkudu pernah digunakan sebagai pewarna kain tradisional di berbagai wilayah Nusantara; kini diteliti...
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia dan Hari Konservasi Alam
28 Juli diperingati sebagai Hari Hepatitis Sedunia dan Hari Konservasi Alam Sedunia untuk meningkatkan kesad...
Indonesia Kembangkan Pariwisata Ramah Lansia untuk Tarik Turis Senior
Pemerintah kembangkan pariwisata ramah lansia dengan fasilitas, jadwal fleksibel, dan paket holistik untuk t...
Gubernur Bali: Lomba Lari Canggu Digelar Tanpa Izin, Imigrasi Turun Tangan
Gubernur Bali menyatakan lomba lari di Canggu digelar tanpa izin; dua penyelenggara dilarang masuk kembali,...
27 Juli: Hari Sungai Nasional, Kudatuli, dan Iglesia ni Cristo
27 Juli diperingati sebagai Hari Sungai Nasional, peringatan Peristiwa Kudatuli 1996, dan Hari Iglesia ni Cr...
Paspor Keliling Bekasi: 100 Slot Habis di Festival BTV
Layanan paspor keliling di Plaza Patriot Bekasi buka 100 slot dan langsung penuh; verifikasi dokumen dan bio...