Lokal

Longsor 8 Meter Putuskan Jalan di Tigajuhar, Deli Serdang

Bagikan:
Longsor di Desa Tigajuhar yang memutus ruas jalan provinsi di Deli Serdang

DELISERDANG – Ruas jalan provinsi penghubung Kecamatan STM Hulu, STM Hilir, dan Delitua di Kabupaten Deli Serdang putus total setelah longsor sedalam 8 meter di Dusun II, Desa Tigajuhar. Peristiwa terjadi Selasa dini hari 8 September sekitar pukul 02.30 WIB akibat hujan deras.

Kronologi dan kondisi lokasi

Longsor dipicu curah hujan tinggi sejak malam hingga dini hari yang membuat badan jalan amblas di titik tersebut. Kondisi membuat arus lalu lintas lumpuh total dan memutus akses langsung antar kecamatan. Lokasi longsor berada di ruas jalan provinsi yang menjadi akses utama warga setempat.

Benar, telah terjadi longsor di ruas jalan provinsi Desa Tigajuhar. Kedalamannya sekitar 8 meter sehingga arus lalu lintas lumpuh total — Iptu Jans GM Napitupulu SH.

Penanganan darurat dan pembukaan akses alternatif

Untuk mengantisipasi keterisolasian warga, Polsek STM Hulu bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang segera melakukan penanganan darurat. Tim juga dibantu staf kecamatan, petugas kebersihan, serta masyarakat setempat.

Sebagai solusi sementara, dibuat jalan lingkar sepanjang 2 km mulai dari Simpang GPDI Titi Putus menuju Simpang Kantor Desa Tigajuhar. Pembersihan material, penyiraman sertu, dan perataan badan jalan dilakukan menggunakan alat berat untuk mempercepat akses.

Alhamdulillah, saat ini jalan alternatif sudah bisa dilalui kendaraan roda dua hingga roda empat. Dengan begitu masyarakat tidak terisolir — Iptu Jans GM Napitupulu SH.

Petugas juga memasang rambu peringatan di titik longsor dan sepanjang jalan alternatif. Pemasangan ini dimaksudkan agar pengendara memperlambat laju kendaraan dan terhindar dari kecelakaan di area kerja atau area longsor yang masih rawan.

Dampak dan tuntutan warga

Meskipun akses sementara terbuka untuk kendaraan kecil, warga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera melakukan perbaikan permanen. Jalan alternatif hanya mampu menampung kendaraan kecil sehingga arus angkutan barang dan kendaraan berat masih terganggu.

Perbaikan permanen dianggap penting untuk memulihkan konektivitas antarkecamatan dan mencegah kerugian ekonomi bagi warga yang bergantung pada jalur tersebut.

Prognosis dan langkah selanjutnya

Pihak terkait diperkirakan akan melakukan survei struktur tanah dan perencanaan rekonstruksi jalan dalam beberapa hari ke depan. Perbaikan permanen membutuhkan koordinasi antara pemerintah provinsi dan dinas teknis untuk memastikan solusi tahan bencana dan pemulihan akses jangka panjang.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait