Liga Spanyol Tolak 'Aturan Vinicius', Usulkan Sanksi Baru untuk Kiper
Komite Teknik Wasit Spanyol memutuskan tidak menerapkan 'aturan Vinicius' pada kompetisi Liga Spanyol musim 2026/2027 yang dimulai 15 Agustus 2026. Keputusan diambil setelah pembahasan panjang dalam pemusatan latihan wasit di Las Caldas, Asturias, Rabu, 29 Juli 2026.
Keputusan Komite Wasit
Diskusi menghadirkan wasit divisi utama dan petugas Video Assistant Referee (VAR). Agenda utama adalah menyusun pedoman perwasitan untuk musim baru. Komite menilai gerakan menutup mulut tidak selalu bermakna penghinaan sehingga aturan kartu merah langsung berisiko menghasilkan keputusan tidak adil.
Oleh karena itu, komite memilih mengikuti kebijakan UEFA dan membatalkan penerapan aturan yang sempat dipertimbangkan itu.
Usulan sanksi baru terhadap buang-buang waktu
Sebagai alternatif, otoritas perwasitan Spanyol mengajukan usulan ke IFAB untuk memperketat hukuman terhadap aksi buang-buang waktu, khususnya ketika penjaga gawang berpura-pura cedera. Skema yang diajukan menetapkan bahwa tim pelanggar akan bermain dengan 10 pemain selama satu menit.
Langkah ini diinspirasi praktik yang mulai diterapkan di sepak bola Inggris untuk meningkatkan waktu efektif permainan. Otoritas menilai sanksi tersebut lebih tepat sasaran dibanding memberi kartu merah atas gestur yang bisa ditafsirkan berbeda.
Komentar stakeholder
"Membiarkan sebuah tim dengan 10 pemain tanpa bukti yang meyakinkan mengenai apakah ia mengatakan hal itu atau tidak. Kita harus melihat apakah kita bisa memerangi jenis perilaku ini dengan cara ini, atau dengan cara-cara lain," ujar Fran Soto, Ketua Asosiasi Penjaga Gawang Spanyol.
Perkataan itu menegaskan kekhawatiran bahwa hukuman langsung bisa berdampak signifikan pada jalannya pertandingan tanpa bukti kuat.
Inovasi perwasitan lain dan penggunaan VAR
Selain soal 'aturan Vinicius', komite mengonfirmasi beberapa inovasi perwasitan untuk musim mendatang, antara lain:
- Penghitung waktu mundur untuk lemparan ke dalam, membatasi proses pergantian pemain maksimal 10 detik.
- Pemain yang mendapat perawatan medis wajib berada di luar lapangan selama satu menit sebelum kembali bermain.
Penerapan VAR tetap mengikuti pedoman UEFA yang menekankan intervensi seminimal mungkin. UEFA menegaskan teknologi hanya boleh dipakai untuk koreksi atas kesalahan yang jelas dan nyata.
"Teknologi asisten wasit video harus hanya turut campur dalam kasus kesalahan yang jelas dan nyata... tidak bertujuan untuk mewasiti ulang pertandingan," bunyi pernyataan UEFA.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Dengan langkah ini, Spanyol berharap dapat mengurangi praktik membuang waktu sekaligus menjaga konsistensi peraturan di tingkat kompetisi Eropa. Usulan resmi ke IFAB akan menjadi penentu apakah sanksi 10 pemain selama satu menit bisa diterapkan secara luas.
Keputusan final dan rincian teknis penerapan regulasi baru akan dipantau menjelang dimulainya musim 2026/2027.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Pemerintah Dukung Laga Pramusim Chelsea vs AC Milan di GBK
Pemerintah mendukung penuh laga pramusim Chelsea vs AC Milan di GBK pada 8 Agustus 2026, dengan fokus pada k...
DBL All-Star Berlatih di Tengah Badai dan Pemadaman di Chicago
Skuad DBL All-Star tetap berlatih di Chicago saat badai dan pemadaman listrik, 24 pemain berlatih intens ber...
Pinheiro Jelaskan Pengusiran Embolo dan Kisruh dengan Messi
Wasit Joao Pinheiro menjelaskan pengusiran Breel Embolo pada Perempat Final Piala Dunia 2026 setelah meninja...
Chelsea dan AC Milan Janjikan Skuad Terbaik di Jakarta
Chelsea dan AC Milan janjikan skuad terbaik di Indonesia Super Cup, 8 Agustus 2026 di SUGBK; penjualan tiket...
Jerman Resmi Nyatakan Minat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Jerman resmi menyatakan minat jadi tuan rumah Piala Dunia 2038 dan menyiapkan pencalonan 2042, sambil menung...
Persebaya Wajib Menang atas PSMS untuk Jaga Asa Semifinal
Persebaya wajib menang atas PSMS Medan pada 29 Juli 2026 di GBT untuk menjaga peluang semifinal Piala Presid...