Lokal

Ledakan Kamar Mesin Fery Aceh Hebat 2: 15 Luka Bakar, Tak Ada Korban Jiwa

Bagikan:
Evakuasi korban luka bakar akibat ledakan kamar mesin kapal

Sebuah ledakan terjadi di kamar mesin Fery Aceh Hebat 2 saat sandar di dermaga penyeberangan Ulee Lheu, Banda Aceh, Jumat (12/6). Insiden menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar dan langsung dievakuasi ke RSUZ Banda Aceh. Tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Kronologi singkat

Ledakan berlangsung ketika kapal milik Pemerintah Provinsi Aceh itu sedang bersandar. Warga dan penumpang yang hendak menunaikan shalat Jumat sempat dibuat kaget saat berita tersebar cepat melalui grup pesan singkat.

Setelah kejadian, kapal dipindahkan ke dermaga khusus yang berdekatan dengan sandar KN SAR. Petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian untuk menyelidiki penyebab ledakan.

Korban

Jumlah korban total mencapai 15 orang. Selain anak buah kapal (ABK), korban juga termasuk mahasiswa yang sedang menjalani praktek lapangan dari Politeknik Pelayaran Ladong Malahayati.

  1. Agus Widido, Sabang
  2. Fahri Hardi Eko, Medan
  3. Iqbal Diansyah, Medan
  4. Adit Mursandi, Aceh Selatan
  5. Sauki Ramadhan, Pidie
  6. Bili Subama Sitepu, Medan
  7. Mujiburrahman, Sigli
  8. Aidil, Sabang
  9. M. Dio Febrianti, Sumut
  10. Faris Afandi Pratama, Bengkulu
  11. Samuel, Siantar
  12. Zulfikar, Bireuen
  13. Taihan, Medan
  14. M. Bilal Ramzi, Sabang
  15. [Nama korban ke-15 telah disebutkan di data evakuasi]

Semua korban mendapat perawatan intensif di RSUZ Banda Aceh. Informasi rumah sakit menyebutkan kasus berkisar dari luka bakar ringan hingga berat, namun tidak ada laporan meninggal dunia.

Tindakan cepat dan penyelidikan

Polresta Banda Aceh langsung turun ke lokasi untuk melakukan investigasi. Tim kepolisian fokus mengumpulkan bukti di kamar mesin dan memeriksa saksi, termasuk kru kapal dan mahasiswa yang ikut di kapal saat kejadian.

Pihak pengelola kapal juga bekerja sama dengan aparat untuk memastikan penanganan korban dan keselamatan penumpang lalu.

Dampak dan langkah selanjutnya

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran atas prosedur keselamatan di kapal penyeberangan yang dikelola pemerintah daerah. Penyebab pasti ledakan belum diumumkan; hasil pemeriksaan dan temuan forensik diharapkan memberikan kepastian dalam beberapa hari ke depan.

Polisi dan pihak kapal diharapkan mengumumkan hasil penyelidikan serta rekomendasi perbaikan prosedur keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait